Warga Pagaralam Selatan Desak Penegak Hukum Segera Periksa Proyek Permukiman Kumuh

PAGARALAM ONLINE – Kembali sejumlah elemen masyarakat desak aparat penegak hukum segerah usut dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pelaksana proyek Peningkatan Infrastruktur Permukiman Kumuh di kawasan Pagaralam Selatan senilai 6 Miliar lebih

Kepada Pagaralam Online salah seorang tokoh masyarakat Pagaralam Selatan, Junaidi Rauf mengaku prihatin dengan kondisi proyek yang baru selesai dibangun namun kini kondisinya sudah banyak mengalami kerusakan.

“Saya mewakili warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mendalami dugaan kecurangan yang dilakukan pihak pelaksana proyek permukiman kumuh ini,dan apabila di perlukan kami siap menyerahkan dokumentasi pelaksaan proyek yang kami duga bermasalah ini”ujarnya, Kamis (10/11/2016)

Junaidi Rauf mengungkapkan bahwa kekecewaan warga berpangkal ketika melihat hasil pengerjaan proyek yang jauh dari harapan warga,diantaranya plat duiker yang kondisinya sudah jebol kemudian pengerjaan proyek bukan pada sarana umum melainkan dibangun pada lahan pribadi milik salah seorang warga dan juga pembuatan jalan setapak yang di duga asal-asalan sehingga cepat sekali mengalami kerusakan.

“Jujur kami sangat kecewa dengan pihak pelaksana karena hasil pengerjaan yang jauh dari harapan warga,contohnya saja kondisi jalan setapak di gang Astra kelurahan Tumbak Ulas yang kini sudah mulai mengalami kerusakan padahal umurnya baru satu bulan,juga plat duiker yang kini kondisinya sudah jebol,dan pembangunan yang mestinya yang mestinya untuk sarana umum ini malah di bangun pada lahan pribadi,”ungkapnya sembari mengatakan bahwa warga menduga adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek sehingga hasil pekerjaan pun terlihat sangat tidak sempurna.

Junaidi Rauf juga menegaskan bahwa warga sudah siap bertanda tangan untuk menolak hasil proyek ini karena dinilai sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

“Warga gang Astra sudah siap membuat surat pernyataan untuk menolak hasil pekerjaan ini karena hasilnya yang tidak sesuai dengan harapan kami,”tegasnya.

Terpisah Ketua LSM Lembaga Control Keuangan dan Pembangunan Aset Negara (LCK PAN) Al Kahfi kepada Pagaralam Online Kamis (10/11/2016) mengakui pihaknya sudah menyerahkan berkas laporan dugaan kecurangan yang di lakukan pelaksana proyek Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kumuh ini kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Pagaralam.

“Berkas laporannya sudah kami serahkan ke Kejari kota Pagaralam,”ujarnya via telepon genggam.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.