Warga Pagaralam Persoalkan LSM Bentukan Mantan Koruptor

PAGARALAM—Sejumlah warga Kota Pagaralam menegaskan bahwa masyarakat menolak dan  tidak akan percaya kepada sepak terjang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) jika LSM tersebut dipimpin oleh seorang yang cacat moral, apalagi seorang mantan narapida korupsi.

“Sulit rasanya masyarakat akan percaya kepada lembaga yang dipimpin oleh seorang yang punya cacat moral, apalagi mantan narapidana. Ibarat pepatah, sekali lancung ke ujian, seumur hidup tidak akan dipercaya,’’ tegas  Puji, seorang tenaga honorer di Pemkot Pagaralam, Senin (18/12).

Menurut Puji, kepercayaan masyarakat terhadap sebuah LSM sangat tergantung dengan sepak terjang LSM tersebut. Jika sebuah LSM benar-benar berjuang untuk kepentingan masyarakat, maka LSM tersebut pasti akan dipercaya. Sebaliknya, jika LSM didirikan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu saja, maka masyarakat tidak akan menaruh kepercayaan.

“Banyak LSM yang bagus dan benar-benar berjuang untuk masyarakat, misalnya Indonesia Corruption Watch yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan muncul karena ICW memang berjuang memberantas korupsi, bukan bekerja untuk kepentingan politik pihak tertentu,’’ tegas Puji.

Hal senada disampaikan  Anton, warga Bedeng Munir . Menurut Anton , masyarakat memang butuh LSM yang benar-benar berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak. Misalnya ikut mengawasi jalannya pembangunan di Kota Pagaralam.

“Kita memang butuh LSM yang berani dan punya moral yang baik. Bukan LSM yang bekerja atas kepentingan politik atau berdasarkan pesanan pihak tertentu saja dengan tujuan mengeruk kepentingan pribadi,’’ tegas  pria yang bekerja di salah satu sekolah Islam di Pagaralam  ini.

Diaz Mauli, mahasiswa asal Kota Pagaralam juga menyoroti sepak terjang oknum LSM  yang sering meresahkan masyarakat. Banyak informasi yang beredar di surat kabar bahwa banyak oknum pengurus LSM yang  ditangkap polisi lantaran  melakukan aksi pemerasan terhadap para pejabat di sejumlah daerah.

“Ini menunjukkan moral-moral oknum pengurus LSM tersebut sangat rendah. Oknum LSM tersebut sudah melenceng dari tugas mulia LSM yang didirikan untuk memperjuangkan masyarakat,’’ tegas Diaz.

Tokoh LSM Sumsel, DR. Tarech Rasyid mengingatkan agar semua pihak berhati-hati dengan aktivitas pihak-pihak yang mengatasnamakan LSM.  Pasalnya, saat ini sering berkeliaran oknum-oknum LSM yang perilakunya menyimpang dari tujuan mulia didirikannya sebuah LSM yaitu membantu masyarakat.  “Masyarakat juga berhak mengawasi sepak terjang LSM.  Jika ada oknum LSM yang sepak terjangnya merugikan masyarakat atau melanggar hukum, sebaiknya dilaporkan kepada penegak hukum,’’ tegas pendiri Yayasan Sekolah Demokrasi di Palembang.

 

 

Related posts

Leave a Comment