Warga Pagaralam Minta Megaproyek Jembatan Lematang Jangan Dijegal

PAGARALAM—Para tokoh dan masyarakat Kota Pagaralam meminta semua pihak bersikap dewasa menyikapi keberlanjutan mega proyek Jembatan Lematang Indah . Mereka menyayangkan jika ada alasan politik untuk menjegal proyek senilai Rp 450 miliar yang sudah sangat dinantikan masyarakat Kota Pagaralam tersebut.

“Kami mendengar isu yang berkembang saat ini bahwa proyek Jembatan Lematang Indah yang diperjuangkan Walikota Pagaralam dibatalkan karena alasan politik. Ini sangat merugikan masyarakat Pagaralam,’’ ungkap Imron, tokoh masyarakat Pagaralam.

Menurut Imron, ada pihak tertentu yang tidak senang jika proyek jembatan Lematang Indah dilanjutkan dan selesai saat ini lantaran akan menguntungkan citra Walikota Pagaralam Hj. Ida Fitriati. Apalagi kesuksesan tersebut akan dikaitkan dengan Pilkada Kota Pagaralam tahun 2018 mendatang.

“Kami sangat menyayangkal hal ini terjadi. Janganlah mengorbankan kepentingan rakyat banyak. Silakan bertarung secara adil. Jangan saling jegal,’’ tegas pensiunan ini.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda Pagaralam, Bujang Kashari. Menurutnya,  masyarakat Pagaralam sangat mendambakan jembatan Lematang Indah tersebut segera teralisasi. Mengingat keberadaan jembatan tersebut dapat menopang dan mempercepat pembangunan pertanian dan pariwisata yang menjadi andalan bumi Besemah.

“Kami sangat mendukung Ibu Walikota yang gigih memperjuangkan terwujudnya Jembatan Lematang Indah,’’ ujar Bujang.

Seperti diketahui, megaproyek pembangunan Jembatan Layang Lematang Indah di Kota Pagaralam dikabarkan batal dikerjakan tahun 2016 lalu dan tahun 2017 ini juga belum ada kejelasan. Informasi yang dihimpun defisit anggaran menjadi penyebab batalnya proyek senilai Rp 450 miliar yang dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut.

Sebelumnya, Walikota Pagaralam, Ida Fitriati menargetkan pembangunan jembatan layang tersebut dimulai tahun 2016 dan akan selesai tahun 2017.  “Kita menargetkan pembangunan jembatan penghubung Lematang akan rampung 2017 dengan anggaran sekitar Rp 450 miliar, ” ungkap Walikota Pagaralam dr hj Ida Fitriati , beberapa waktu lalu.

Ida menjelaskan, untuk membangun jembatan Lematang ini melalui tahapan-tahapan yang terencana dengan baik, seperti perencanaan, studi kelayakan, Detail Engineering Design (DED) dan termasuk pembebasan lahan.

“Dana pembangunan jembatan ini didukung kementerian PUPR. Karena membutuhkan dana yang banyak tentu APBD Pagaralam tidak mampu membiayainya,’’ jelas Ida.

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, Ir H Haryadi Razak, MM menambahkan, pembangunan jembatan ini akan  memperpendek jarak tempuh. Selain ini itu diharapkan jembatan layang ini akan menjadi daya tarik wisata ke Pagaralam. Bahkan jembatan tersebut bisa menjadi icon baru Kota Pagaralam.

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.