Walikota usul patenkan gitar kepudang

PAGARALAM ONLINE –  Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM dan PP akan segera mengusulkan hak paten terhadap  gitar kepudang, yaitu  ikat kepala khas masyarakat Besemah. Usulan ini untuk mencegah terjadinya klaim atau pengakuan pihak lain, mengingat saat ini penyebaran gitar kepudang makin banyak.
Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Basjuni  menegaskan, gitar kepudang merupakan ikat kepala khas Kota Pagaralam. Dimana, gitar kepudang pada zaman dahulu dipakai ketika acara adat istiadat baik digunakan orang tua maupun  pemuda.

“Saat ini penyebaran gitar kepudang sudah banyak. Bahkan, sudah ada beberapa daerah yang memesan dalam jumlah banyak dan kita batasi dahulu. Jika sudah dipatenkan baru bisa diperjualbelikan secara luas,” kata Ida.

Umumnya, kata Ida, bahan dasar gitar kepudang dibuat menggunakan bahan dasar kulit pohon lantung, yang juga menjadi bahan pakaian masyarakat Besemah pada jaman dahulu. Namun, kedepan dharapkan pembuatan gitar kepudang dari bahan kain yang menyerupai kulit kayu.

“Kalau terus menerus dibuat dari kulit kayu kita khawatir kayu lantung akan habis. Jadi, lebih baik diproduksi dari bahan kain agar ramah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM dan PP Kota Pagaralam Marjohan Dera menuturkan, pihaknya terus mengumpulkan materi mengenai gitar kepudang ini. Dengan begitu, ketika dilakukan hak paten akan lebih kuat.

“Kita sudah meminta cerita dari Kepala Adat Kota Pagaralam. Jadi, akan lebih jelas pemakaian gitar kepudang ini,” tukasnya.

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.