Uncategorized

Walikota Pagaralam Minta Pendaki Jangan Habisi Kayu Panjung Umur

PAGARALAM ONLINE — Masih banyaknya didapati pendaki yang naik ke Puncak Gunung Dempo yang membawa pulang Kayu Panjung Umur, membuat Pemkot Pagaralam gerah. Untuk itu Pemkot Bersama para pelaku pecinta lingkungan dan pecinta alam asal Kota Pagaralam, akan mengusulkan Peraturan Walikota (Perwako) Tentang Larangan Pengambilan Kayu Panjang Umur di Puncak Gunung Dempo.

Hal tersebut dilakukan untuk menyelamatkan Populasi tanaman khas Gunung Dempo tersebut. Pasalnya, saat ini keberadaan kayu tersebut semakin sedikit karena terus saja diambil oleh para pendaki. Sedangkan penanaman kembali atau pengembangannya, tidak dilakukan oleh para pendaki.

Informasi yang dihimpun PAGARALAM ONLINE, saat ini Pemkot bekerjasama dengan Forum Pecinta Alam Pagaralam (Forpa), melakukan pengawasan terhadap pengambilan Kayu Panjang umur tersebut. Namun hal ini hanya sebatas pengawasan tanpa bisa melakukan tindakan tegas. Pasalnya, belum ada payung hukum yang jelas untuk melindungi populasi tanaman yang hanya bisa tumbuh diketinggi 3.000 MDPL tersebut.

Baca Juga  Walikota Pagaralam Cek Bangunan Pusat Kuliner

Pemkot bersama Forpa, memeriksa semua barang milik pendaki saat turun dari Gunung Dempo. Jika ada pendaki yang kedapatan mengambil kayu panjung umur, maka akan langsung disanksi yaitu Push Up sebanyak 100 kali.

Walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati, mengatakan bahwa Pemkot bersama para komunitas pecinta alam baik dari Pagaralam maupun luar Pagaralam, sudah menyusun Perwako tentang larangan mengambil Kayu Panjang Umur di Puncak Dempo. Jika rancangan Perwako tersebut sudah ada, maka akan diajukan ke pihak DPRD Kota Pagaralam.

“Kita akan melakukan pertemuan dengan komunitas pecinta alam Pagaralam dalam waktu dekat ini. Kita akan membahas usulan rancangan perwako tentang larangan mengambil Kayu Panjang Umur,” ujarnya.

Baca Juga  Hidup Sebatang Kara dan Menderita Penyakit,Mbah Surip Dapat Perhatian Dari Banyak Pihak.

Walikota berharap, perwako yang akan diusulkan dapat disetujui oleh DPRD. Hal ini agar kelestarian Kayu Panjang Umur bisa diselamatkan.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close