Tradisi Sanje Raye Orang Besemah

PAGARALAM ONLINE – Moment lebaran atau hari raya Idul Fitri selalu jadi kesempatan bersilatuhrahmi sesama umat Muslim.Dimana lebaran atau dalam bahasa Besemah di sebut “Raye” akan jadi moment istimewa bagi warga Pagaralam untuk berkumpul utamanya bagi keluarga yang datang dari jauh.

Seperti dilakukan keluarga besar almarhum H.Marzuki Remasadil (Meruki) Dusun Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara.Dimana tradisi keluarga ini setiap “Raye” yakni usai sholat Ied di Masjid Qodim,mereka akan berkumpul di rumah “Pangkal” milik orang tua mereka untuk bersalam-salaman dan maaf-maafan antar anggota keluarga kemudian setelahnya “Berghidang (menghidangkan makanan dan minuman) untuk makan bersama.Dan setelah itu mereka beramai-ramai akan mendatangi tetangga-tetangga mereka untuk “Singgah Sanje” dan bersilaturahmi antar tetangga dan bersama kerabat dekat.

Dalam tradisi Besemah.Tradisi “Singgah Sanje” memang sudah jadi budaya khas turun temurun sebagai simbol kekerabatan yang erat serta penghormatan kepada tamu yang “Naik Rumah” atau “Singgah”.

Bagi pemilik rumah.Akan selalu ada teriakan “Singgah oi naek ke rgumah” saat melihat ada tetangga lewat depan rumahnya.Ketika ada tamu “Naik Rumah”.Pemilik rumah akan menyuguhkan makanan maupun minuman kepada tamu.Dan dengan sedikit “paksaan” pemilik rumah akan meminta tamu mencicipi makanan dan minuman yang di suguhkan.Begitupun tamu wajib memakan atau meminum suguhan tuan rumah sebagai tanda penghormatan.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.