Timses Balon Wako Protes Pencopotan Spanduk

 

PAGARALAM ONLINE—Tindak tegas Satpol PP Pemkot Pagaralam yang menertibkan spanduk sosialisasi bakal Calon Walikota Pagaralam 2018-2023 dan reklame liar di sejumlah ruas jalan diprotes warga yang mengaku tim sukses (timses) balon Walikota Pagaralam. Mereka menuding Pemkot tidak berhak mencopoti alat-alat sosialisasi balon yang mereka dukung tersebut.

“Kami tidak senang dengan cara-cara Satpol PP yang melepaskan spanduk dan baleho sosialisasi balon Walikota. Semestinya sebelum melepas bisa kordinasi dengan kami. Lagipula spanduk-spanduk itu tidak mengganggu masyarakat. Malahan masyarakat senang’’ tegas Jhon, 23, warga Belakang PU yang mengaku tim keluarga Balon Wako Pagaralam,  Ir. Gunawan.

Jhon meminta Satpol PP bertindak adil jika melakukan penertiban. Jangan hanya spanduk dan baleho Ir. Gunawan saja yang dilepas. “Spanduk pejabat Pemkot juga harus dilepas,’’ tandasnya.

Warga lainnya juga memprotes pencopotan baleho Agus Effendi yang dipasang di kediaman pribadinya di Jl Kapten Sanaf, Pagaralam Utara. Pasalnya, baleho tersebut berisi ajakan dan imbauan untuk menghindari dan memberantas narkoba. “Semestinya kordinasi dahulu, jangan asal main lepas begitu saja. Inikan sepertinya arogansi kekuasaan,’’ tegas Iwan,warga Bangun Sari.

Seperti diberitakan Pagaralam Online, Satpol PP Kota Pagaralam menggelar aksi penertiban  spanduk, baleho serta reklame ilegal yang kini banyak bertebaran di sepanjang ruas jalan kota. Selain tidak memiliki izin dan kedaluarsa, banyak spanduk dan baleho tersebut membuat pemandangan di sejumlah ruas jalan menjadi semrawut.

Pada tahap awal, penertiban dilakukan di di sejumlah ruas jalan yang ada di Pagaralam, diantaranya jalan Perumnas Guppi,ruas jalan perumnas Nendagung,simpang Tanjung Aro hingga Perandonan dan juga kawasan pasar.

Kepala Badan Sat Pol PP Kota Pagaralam, Drs Bhakti didampingi Sekban Gunsono Mekson mengatakan,  penertiban yang dilakukan sudah berkoordinasi pihak Kantor Perizinan Kota Pagaralam.

“Saat ini memang banyak kita temukan sejumlah atribut promosi berupa spanduk, reklame hingga baleho yang menyalahi aturan,dan wajib kita tertibkan” tegasnya.

Dijelaskanya, atribut ini banyak yang melanggar termasuk atribut para balon untuk kepentingan pencalonan. Seperti sudah kadarluarsa, tidak sesuai dengan lokasi,dan parahnya lagi tidak ada izinnya.

“Seyogyanya, pemasangan spanduk, reklame atau baleho harus mendapat izin dan kontribusinya terhadap PAD. Kami selaku penegak perda hanya menjalankan tugas melalui koordinasi pihak terkait untuk melakukan penertiban,” jelasnya.

Related posts

Leave a Comment