Tika dan Riko Terdakwa Pembunuh Poniah Dan Selvi Dituntut Hukuman Mati!

PAGARALAM ONLINE–Persidangan kasus pembunuhan ibu dan anak almarhum Ponia dan almarhum Selvi terus di gelar.

Dilansir dari faktahukum co.id,kemarin (Kamis 18/07) persidangan mengagendakan pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa yakni Tika dan Riko.Dalam persidangan tersebut jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri kota Pagaralam menuntut dua terdakwa di jatuhi hukuman mati.Dalam tuntutannya menurut jaksa keduanya secara sah telah melakukan pembunuhan secara sadis dan terencana terhadap korbannya almarhum Poniah dan anaknya yang masih di bawah umur.

Dalam persidangan itu juga,jaksa memaparkan fakta selain melakukan pembunuhan kedua terdakwa membuang jasad kedalam jurang, tersangka dalam kasus ini selain menghilangkan nyawa korban juga menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarganya selain sehingga jaksa mendakwa keduanya dengan pasal yang memberatkan yakni dikenakan dengan Dakwaan Kumulatif kesatu Primer pasal 340 jo 55 ayat (1) ke 1 KUHP Subsidair Pasal 338 jo 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan dakwaan Kedua Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76 c UU no 35 tahun 2014.

Fakta yang juga di beberkan jaksa penuntut umum lainnya adalah kasus pembunuhan berencana yang diskenarioi oleh Tika dan M Riko diketahui dengan perencanaan sebanyak lima kali namun akhirnya bisa berhasil pada rencana yang ke enam.Berdasarkan keterangan dari Kasi Intelijen Gabriel Ubleeuw SH di dampingi oleh Tim Jaksa Penuntut Umum Giovani SH mengatakan keduanya di dakwa dengan ancaman hukuman maksimal yakni “Mati”.

”Mereka di tuntut dengan hukuman maksimal pidana mati, berdasarkan pertimbangan yang memberatkan yaitu hilangnya nyawa korban dan anaknya, kemudian anak yang kedua korban merasa kehilangan kakaknya dan juga kehilangan ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga jadi pembunuhan ini dalam faktanya sangat terencana sehingga kami mengajukan tuntutan mati kepada kedua korban,”jelas Gabriel (18/07) kepada awak media.

Selain itu dalam kaitan dengan perkara pembunuhan berencana terhadap korban Ponia dan anaknya ini, salah satu terdakwanya yakni Jefri sudah divonis majelis hakim dengan hukuman maksimal penjara 10 tahun dikarenakan pelaku masih dbawah umur.

*Sumber; FAKTAHUKUM.CO.ID

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.