Tidak Temukan Bukti, Laporan ke Mawardi Tidak Bisa Ditindaklanjuti

*Bawaslu : Mawardi Berikan Klarifikasi Selama 3 Jam-

Palembang,- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel), menyatakan laporan panwas terkait temuan dugaan pelanggaran Cawagub Sumsel Mawardi Yahya tidak dapat ditindaklanjuti.

Hal tersebut diungkapan Ketua Bawaslu Sumsel Junaedi saat dihubungi via seluler, Rabu (28/3/2018).

“Ya, tadi malam (Selasa -red) saya rapat dengan Gakumdu, Bawaslu Sumsel dan pihak terkait. Hasilnya, temuan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Lanjut Junaedi, hal tersebut mengingat tidak ditemukan bukti yang cukup dan keterbatasan waktu sehingga temuan tersebut tidak bisa ditindaklanjuti.

“Bukti-bukti yang ada tidak cukup. Selain itu, saksi ahli bahasa juga tidak datang serta keterbatasan waktu. Dengan begitu sesuai dengan ketentuan, maka tidak bisa ditindaklanjuti,” bebernya.

Ia menambahkan, Mawardi Yahya memenuhi undangan klarifikasi dan memberikan keterangan selama 3 jam di Kantor Bawaslu Sumsel, Selasa

“Pak Mawardi memberikan klarifikasi di kantor selama 3 jam seputar temuan dugaan pelanggaran. Kita putar video, tanya latar belakang berbicara dan lain-lain. Semuanya sudah selesai dan hasilnya tidak bisa kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, tim advokasi Mawardi Yahya, Daby mengatakan, dirinya menyakini bahwa kliennya tidak bersalah terkait adanya laporan tersebut.

“Ya, selama Bawaslu melakukan tugas dengan baik dan benar, seluruh proses akan menjadi benar. Masalah laporan tidak bisa ditindaklanjuti, saya menanggapai dengan biasa,” ujarnya.

Harus digaris bawahi, sambung Daby, kedatangan Mawardi Yahya ke Bawaslu juga merupakan pendidikan politik calon pemimpin.

“Jadi siapa pun yang terlapor harus datang juga,” katanya.

Sebelumnya, Mawardi Yahya memenuhi undangan klarifikasi Bawaslu pada Selasa kemarin dan memberikan keterangan selama tiga jam. (El)

Related posts

Leave a Comment