Tebat Gheban Terbengkalai

Dinas Pariwisata Tak Serius Garap Obyek Wisata

danau ghebanoke
ALUNDUA PAGARALAM ONLINE—Kondisi obyek wisata danau Tebat Gheban yang terletak di Dusun Alundua Kecamatan Pagaralam Utara cukup memprihatinkan dan terbengkalai. Bangunan sejumlah pondok (shelter) yang berdiri di pinggir danau sudah hancur akibat tidak ada pemeliharaan. Mirisnya lagi, kondisi jalan yang melingkari danau alam yang indah tersebut sudah banyak yang rusak parah, bahkan nyaris putus.
Kondisi terbengkalainya Tebat Gheban ini sungguh memprihatinkan. Mengingat sejak lama Pemkot Pagaralam sudah menjadikan sektor wisata sebagai andalan dan terus gencar melakukan promosi wisata.
“Pemkot gencar melakukan promosi. Tetapi kenyataanya banyak obyek wisata di Pagaralam tidak diurus. Ini kontradiksi antara keingianan dan kenyataan,’’ ujar Nasuri, warga Dusun Alundua.
Pantauan Pagaralam Online, sudah cukup lama obyek wisata Danau Tebat Gheban ini tidak dipelihara. Akibatnya beberapa fasilitas yang sudah dibangun beberapa tahun lalu kondisinya rusak parah. Padahal, potensi danau alam yang indah ini sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik dan profesional. Apalagi lokasi danau hanya sekitar 5 km dari pusat Kota Pagaralam.
Beberapa tahun lalu Danau Tebat Gheban cukup mendapat perhatian. Dinas Pariwisata Kota Pagaralam telah membangun beberapa pondok (shelter) yang cukup baik untuk tempat beristirahat bagi pengunjung sambil menikmati keindahan danau yang sudah cukup terkenal ini. Untuk menambah daya tarik Tebat Gheban, Pemkot juga membangun jalan lingkar dan mengaspalnya hingga mulus. Namun sayangnya, beberapa tahun belakangan kondisi Tebat Gheban terbengkalai
“Dinas Pariwisata Pagaralam tidak serius menggarap obyek wisata yang ada. Tidak hanya Tebat Gheban, obyek wisata yang lain juga sepertinya tidak diperhatikan. Lihat saja sungai Lematang dan air terjun yang ada tidak dikelola dengan baik. Dari dulu sampai sekarang air terjun di Sungai Lematang itu masih seperti itu’’ tegas Yudi, warga asal Pagaralam yang mengelola agen travel di Jakarta.
Menurut Yudi, jika Pemkot gencar melakukan promosi wisata untuk mengundang wisatawan dan investor, maka hendaknya dibenahi dulu obyek-obyek wisata yang ada. Jangan sampai antara iklan promosi dengan kenyataan di lapangan berbeda. “Kalau seperti itu terjadi, maka wisatwan yang datang akan kecewa,’’ tegas pria yang sering menjadi tour leader ke luar negeri ini.
Sejumlah warga Dusun Alundua yang ditemui Pagaralam Online juga mengungkapkan kekecewaannya dengan makin parahnya kerusakan jalan yang melingkari Tebat Gheban. Mengingat selain makin parah, kerusakan yang sudah cukup lama tersebut tidak kunjung diperbaiki.
“Warga di sini sudah beberapa kali gotong royong mencoba memperbaiki seadanya. Termasuk rutin membersihkan pinggiran Tebat Gheban. Tetapi sepertinya tidak ada perhatian Pemkot,’’ tegas Asrul.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam, Samsul Bahri Burlian membantah Pemkot tidak memperhatikan obyek wisata. Namun lntaran dana yang terbatas pemerintah daerah melakukan pebenahan secara bertahap.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.