Tak Terima Di Perlakukan Kasar,Wartawan Lapor Polisi.

PAGARALAM ONLINE – Tak terima akibat mendapat perlakuan kasar dari seseorang berinisial ERS,Arlinsyah (37) yang berprofesi sebagai wartawan Koran Inspiratif terbitan Jakarta melapor ke SPKT Polres Pagaralam.

Kepada Pagaralam Online,Arlin menceritakan kronologis kejadian tersebut.Di ceritakannya pada Minggu sore (23/12) sekitar pukul 17.30 WIB,dirinya tengah nongkrong di sebuah warung milik temannya di kawasan tugu Jeef dekat pintu gerbang komplek wisata gunung Dempo.Tengah asik ngobrol lalu lewat ERS mengendarai sebuah mobil yang kemudian berhenti di depan kantor informasi wisata tepat di areal pintu gerbang tersebut.

Arlin yang sebelumnya memang telah saling mengenal dengan ERS,kemudian menghampiri ERS namun mendapati sambutan yang kurang menyenangkan yang alasannya kemudian di ketahui akibat ketersinggungan ERS terhadap isi pemberitaan oleh Arlin mengenai salah satu sekolah di kawasan Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat sebelumnya.

Di jelaskan Arlin,saat di hampiri ERS mengeleluarkan kata-kata yang pada pokoknya tidak terima terhadap muatan berita tersebut dan tiba-tiba menampar pipi kiri Arlin satu kali serta mengajaknya untuk berduel.Arlin yang mendapat perlakuan kasar ini mencoba tetap tenang serta meminta penjelasan terhadap kejadian ini,namun bukan penjelasan yang dia dapat malah tamparan yang kedua kali pada pipi kirinya yang dia terima.

“Minggu sekitar jam setengah enam sore saya sedang asik ngobrol di warung milik teman saya dekat tugu Jeef dan saat itu dari arah gunung turun mobilnya ERS dan berhenti depan kantor pusat informasi wisata,dan lantaran antara kami berdua sudah saling mengenal saya berinisiatif menghampiri namun dia (ERS_red) malah marah-marah mengenai pemberitaan saya soal kinerja salah satu sekolah di kawasan Jarai yang menurut ERS adalah tempat adiknya bekerja dan langsung menampar pipi kiri saya satu kali dan mengajak saya berduel.Saya yang mencoba meminta penjelasan soal perlakuannya ini malah kemudian mendapat tamparan untuk kedua kalinya dan setelah di lerai oleh teman saya yang lain kemudian ERS malah seenaknya saja pergi,”bebernya (24/12)

Akibat mendapat perlakuan kasar ini,di temani rekan-rekan seprofesinya pada minggu malam,Arlin lalu melaporkan kejadian ini ke Polres Pagaralam.

“Saya mendesak agar Polres Pagaralam segera memproses kejadian yang sangat merugikan saya baik secara pribadi maupun secara profesi,”tegasnya (24/12)

Related posts

Leave a Comment