Tak Kantongi Izin, Baliho Balon Wako Dicopoti

PAGARALAM ONLINE– Satpol PP Kota Pagaralam kembali melakukan penertiba spanduk, baleho serta reklame ilegal yang bertebaran di sepanjang ruas jalan. Penertiban   Selasa (23/8) oleh puluhan personil penegak Perda kota Pagarlam ini dilakukan sejak pagi pukul 8.30 WIB hingga siang. Penyisiran dilakukan di sejumlah ruas jalan yang ada di Pagaralam diantaranya jalan Perumnas Guppi,ruas jalan perumnas Nendagung,simpang Tanjung Aro hingga Perandonan dan juga kawasan pasar.

Hasilnya puluhan spanduk, reklame serta baleho hingga alat peraga perkenalan balon (bakal calon) walikota Pagaralam dan gubernur tak luput dari incaran petugas dan ikut ditertibkan.

Kepala Badan Sat Pol PP Kota Pagaralam, Drs Bhakti didampingi Sekban Gunsono Mekson mengatakan, bahwa kegiatan penertiban yang pihaknya lakukan ini sudah berkoordinasi pihak kantor perizinan Kota Pagaralam.

“Saat ini memang banyak kita temukan sejumlah atribut promosi berupa spanduk, reklame hingga baleho yang menyalahi aturan. Sehingga wajib kita tertibkan” tegasnya.

Dia menjelaskan, atribut yang dicopoti itu  banyak yang melanggar, termasuk atribut para balon untuk kepentingan pencalonan. Seperti sudah kadarluarsa, tidak sesuai dengan lokasi,dan parahnya lagi tidak ada izinnya.

“Seyogyanya, pemasangan spanduk, reklame atau baleho harus mendapat izin dan kontribusinya terhadap PAD. Kami selaku penegak perda hanya menjalankan tugas melalui koordinasi pihak terkait untuk melakukan penertiban,” ungkapnya.

Lanjut Bhakti, mengenai penertiban ini, Sat Pol PP  kota Pagaralam akan terus melakukan penertiban hingga beberapa hari ke depan.

“Penertiban kita lakukan, bahkan tidak hanya di kawasan kota, Pagaralam Utara atau di Pagaralam Selatan. Namun juga di kecamatan lain seperti dipinggir jalan di Dempo Utara, Tengah dan Selatan,” jelasnya   seraya mengatakan penertiban ini juga sekaligus untuk persiapan jelang ivent nasional Jelajah Alam Dempo dalam waktu dekat ini karenanya sudut Kota Pagaralam harus terlihat rapi dan tidak semrawut dengan keberadaan atribut yang dipasang sembarang tempat dan tak berizin.

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.