HEADLINENASIONALPEMERINTAHAN

Suplai Air Ke Bandara Atung Bungsu Tersendat,PDAM Beralasan Musim Kemarau

PAGARALAM ONLINE – Sudah sejak hampir sepuluh hari ini,penumpang maskapai penerbangan yang berangkat melalui bandara Atung Bungsu kota Pagaralam mengeluhkan berhentinya pasokan air untuk keperluan sanitasi bandara semisal toilet maupun wastapel bandara.

Informasi yang di himpun Pagaralam Online (18/9) berhentinya pasokan air PDAM menuju bandara ini membuat para penumpang yang menunggu keberangkatan maupun yang baru tiba di bandara Atung Bungsu tidak bisa menggunakan pasilitas toilet maupun wastapel untuk kebersihan diri.

Kepada Pagaralam Online.Kepala UPTD bandara Atung Bungsu,Joko Purnomo mengatakan bahwa pihaknya sejak pasokan air untuk keperluan sanitasi ini berhenti mengalir,pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan dan keluhan kepada pengelola PDAM kota Pagaralam terkait persoalan ini.Namun hingga hari ini (Senin 18/9) belum ada tindakan dan suplai air menuju bandara pun masih tetap terhenti.

Baca Juga  Raih Suara Tertinggi Sedapil 7, Mantan Wartawan Ini Dipastikan Melenggang Ke Dewan Provinsi.

“Kami sudah layangkan surat keluhan kepada pihak PDAM terkait suplai air ini namun hingga hari ini air tetap belum mengalir,”keluhnya (18/9)

Sementara itu kepala seksi pengelolaan perusahaan air minum daerah (PDAM) kota Pagaralam, Haryanto saat di konfirmasi via telepon genggam beralasan bahwa persoalan kurangnya suplai air PDAM ke bandara Atung Bungsu serta beberapa kawasan di kecamatan Dempo Tengah dan Dempo Selatan adalah karena pengaruh musim kemarau yang mengakibatkan penurunan debit di sumber air sehingga untuk pelayanan ke masyarakat serta instansi pihaknya terpaksa mengatur jadwal aliran suplai air baik ke warga maupun instansi.

“Bukan cuma untuk suplai ke bandara Atung Bungsu saja yang terkendala saat ini tapi hampir seluruh jaringan untuk kawasan Dempo Tengah dan Dempo Selatan saat ini memang sedang tersendat.Ini akibat pengaruh musim kemarau yang berimbas pada penurunan debit di sumber air.Jadi untuk mengatasi hal ini kami terpaksa mengatur jadwal aliran,jika selama ini kami suplai selama dua puluh empat jam tapi sekarang terpaksa kami gilir,”jelasnya (18/9)

Baca Juga  KPUD Pagaralam:Terbukti Mantan Koruptor,Narkoba Dan Cabul,Coret!

Ditambahkan Haryanto,persoalan tersendatnya aliran air PDAM khususnya untuk kawasan Dempo Tengah dan Dempo Selatan ini belum bisa di pastikan kapan akan normal kembali dan tergantung dengan kondisi musim dan cuaca.

“Belum bisa di pastikan kapan normal kembali,tergantung musim.Kalau masih kemarau seperti ini terpaksa tetap kami gilir,”pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close