Sudah Sebabkan 1 Orang Tewas dan 1 Cedera,Teror Harimau Sumatera Terus Hantui Warga Pagaralam,Tanjung Sakti dan Empat Lawang.

 

*Warga Terus Laporkan Temuan Jejak Kaki Harimau Dekat Pemukiman dan Perkebunan.

PAGARALAM ONLINE – Teror harimau sumatera terhadap warga ditiga wilayah yakni kota Pagaralam,Kecamatan Tanjung Sakti,Jarai Area Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang yang telaknya persis dikaki gunung Dempo terus berlanjut bahkan telah menyebabkan 1 warga sekayu cedera diserang saat berkemah dikawasan kebun teh gunung Dempo serta menyebabkan 1 orang warga Tanjung Sakti PUMI tewas dimangsa.

Penampakan hewan buas ini masuk kekawasan perkebunan warga hingga dekat pemukiman warga telah lama dilaporkan masyarakat seperti kemunculannya di areal perkebunan warga di kecamatan Lawang Agung Kabupaten Lahat dan Empat Lawang hingga terbaru muncul dikawasan objek wisata kebun teh gunung Dempo hingga menyerang pengunjung yang tengah berkemah hingga terbaru serangan hewan buas ini menyebabkan Kuswanto (48) warga dusun Pulu Panas Kecamatan Tanjung Sakti PUMI meregang nyawa lantaran diterkam dan digigit dibagian leher hingga tewas saat sedang beraktifitas dikebunnya.

Hingga hari ini (Minggu 17/11) ,warga terus melaporkan telah melihat harimau berjalan disekitar kebun-kebun warga juga penemuan jejak kaki hewan buas ini dekat pemukiman warga.

Diduga kuat,hewan buas asli pulau sumatera yang turun dari hutan-hutan sekitaran gunung Dempo ini lebih dari 1 ekor saja sebab berdasarkan laporan warga mereka melihatnya bahkan menemukan jejaknya ditempat-tempat yang berbeda.

Berdasarkan fhoto-fhoto jejak kaki harimau yang ditemukan warga baik diseputaran areal perkebunan maupun dekat pemukiman warga,diduga kuat harimau-harimau yang berkeliaran adalah harimau dewasa hal ini dapat disimpulkan dari ukuran jejak kaki yang besar.

Warga kota Pagaralam,Kabupaten Lahat dan Empat Lawang mendesak pihak terkait untuk segerah melokalisir termasuk juga menangkap harimau yang telah meresahkan warga ini supaya tidak jatuh korban yang lebih banyak lagi.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.