Sudah Jadi Sorotan Publik,Warga Minta Polres Pagaralam Tranfaran Ungkap Kasus Tambang Pasir Ilegal!

PAGARALAM ONLINE – Berlarutnya proses hukum terhadap pemilik dan pengelolah tambang pasir ilegal di Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan yang sebelumnya di segel oleh pihak Polres Pagaralam,menimbulkan banyak spekulasi di tengah warga masyarakat.

“Kami minta pihak Polres Pagaralam transfaran dalam mengungkap kasus ini karena ini (tambang ilegal_red) telah menjadi sorotan dan perhatian publik,selain itu juga kami berharap pihak Polres Pagaralam dapat secara jujur dan terbuka menyampaikan proses hukum yang di lakukan agar tidak timbul spekulasi di tengah masyarakat sebab ini kaitannya dengan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum,”pinta Iwan (40) warga Pagaralam yang mengaku mengikuti perkembangan kasus ini melalui media online (08/07)

Dilansir dari portal berita DETIKSRIWJAYA.com,Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji Sik MH melalui Kasat Reskrimnya Iptu Acep Yuli Sahara SH membenarkan bahwa tambang pasir yang mereka segel adalah milik Pandin dan Jufri.

Masih dilansir dari laman berita tersebut,pihak Polres Pagaralam sudah kali kedua menyegel tempat usaha tambang tersebut di karenakan pemiliknya membandel.

“Ini kedua kalinya kami melakukan penggerebekan di lokasi yang sama namun nampaknya pemilik dari tambang masih membandel,”Ungkap KanitPidsus Ipda Dian Rana Alip S,Tr.K kepada awak media beberapa waktu lalu. (Sumber www.detiksriwijaya.com)

Sebagaimana di beritakan sebelumnya,para pelaku dan pemilik usaha tambang yang di segel oleh pihak Polres Pagaralam ini bakal di kenakan Undang-Undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009 dengan ancaman pidana 5 tahun juga warga menyarakan agar pelaku dan pemiliknya dikenakan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari usaha yang di segel tersebut.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.