HEADLINENASIONALPEMERINTAHAN

Soal Kelanjutan Sport Centre Keban Agung,Sunarto Bilang Itu Tergantung Wakonya

PAGARALAM ONLINE – Harapan warga, atlit ataupun penggemar olahraga lainnya untuk memiliki pusat olahraga yang layak di kota Pagaralam nampaknya masih jadi sebatas impian belaka.

Pasalnya pembangunan bakal pusat olahraga terpadu atau bahasa kerennya Sport Centre di Dusun Keban Agung oleh Pemkot hingga kini tak jelas arah dan kelanjutannya.

Pantuan Pagaralam Online (11/6),lahan seluas kurang lebih 11 hektare yang digadang gadang akan di lengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga indoor maupun outdoor sekelas nasional kini masih berupa padang rumput luas dan tumpukan tanah yang menggunung saja.Tak tampak adanya bangunan ataupun fasilitas yang di tujukan untuk membina prestasi olahraga ataupun lainnya.Mirisnya lagi lahan itu sekarang malah dijadikan warga sekitar ladang pengembalaan hewan ternak seperti sapi dan kerbau lantaran ketersediaan rumput yang melimpah.

Baca Juga  Gempa Bengkulu Sempat Membuat Warga Pagaralam Dan Sekitarnya Panik

Kepada Pagaralam Online,mantan Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga yang kini menjabat sekretaris dinas Pemuda dan Olahraga mengakui kalau hingga saat ini dirinya masih belum bisa memastikan kapan proyek Sport Centre ini akan dilanjutkan kembali.Pasalnya sumber pendanaan untuk melanjutkan proyek tersebut yang masih tidak jelas akan dari mana datangnya.

“Belum tahu kapan bisa dilanjutkan lagi proyek ini,soalnya proposal kita ke pihak kementrian terganjal kondisi keuangan negara yang masih defisit.Untuk pengurukan lahan kemarin saja,itu 12 miliar bantuan dari Gubernur.Kecuali bu Ida mengeluarkan Perwako yang mengintruksikan setiap tahun ada dana APBD masuk kesana,saya rasa itu saja sudah bisa,tapi ya semuah tergantung wakonya”ungkap Sunarto via telepon genggam (11/6)

Baca Juga  Dealer Honda dan 3 Rumah Warga Talang Keladi Hangus Terbakar,Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Sementara itu Nopan (18) warga Simpang Manak yang juga penghobi olahraga volly ball menyayangkan ketidak seriusan pemerintah daerah melakukan pembinaan olahraga bagi masyarakat.Diantaranya dengan menyediakan pusat olahraga yang layak dan terpusat sehingga masyarakat akan semakin gemar berolahraga sekaligus menjarig bibit bibit yang potensial.

“Miris dan sedih saya sebenarnya, predikat kota tapi tak punya pusat olahraga yang layak.Untung saja kami penggemar volly ini masih bisa main dilapangan kampung.Padahal kota ini punya banyak bibit atlit yang jika di bina dan diberi sarana pasti bisa lebih berprestasi lagi,”keluhnya (11/6)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close