Selain Pasir dan Kerikil,Debu Proyek Pelebaran Jalan Liku Lematang Juga Dinilai Membahayakan Pengendara

PAGARALAM ONLINE – Proyek perbaikan dan pelebaran jalur liku Lematang yang dikerjakan oleh Balai Besar Jalan dan Jembatan Negara Provinsi Sumatera Selatan yang hampir rampung dikerjakan menyisakan sedikit persoalan.Pasalnya ruas bahu jalan yang dilebarkan menyebabkan banyak kerikil serta pasir yang berserak ketengah badan jalan utama dan dinilai dapat membayakan pengendara yang melintas.

Pantuan Pagaralam Online (17/09),kirikil serta pasir yang berasal dari pengerjaan pelebaran bahu jalan negara yang berserak hingga kebadan jalan utama tersebut membuat pengendara yang melintas utama kendaraan roda dua harus ektra hati-hati sebab kerikil serta pasir tersebut membuat laju roda kendaraan menjadi sulit dikendalikan dan berpotensi menyebabkan kecelaakaan lalu-lintas di kawasan tersebut.

Kondisi ini diperparah selain kerikil serta pasir yang membuat pengendara was-was ketika melintas,debu yang berasal dari tanah kering hasil pelebaran jalan juga dinilai sangat mengganggu konsentasi para pengendara yang melintas.

Lim (51) salah seorang sopir travel jurisan Pagaralam-Palembang yang melintas dikawasan itu meminta pihak pelaksana proyek tersebut untuk membersihkan serta merapikan badan jalan liku Lematang yang sering kali tertutup pasir dan kerikil sehinga kenyaman pengendara serta keselamatan penumpang yang dibawanya tetap terjaga.

“Tolong kepada pelaksana proyek ini, kerikil serta pasir itu supaya dibersihkan karena kendaraan yang saya sopiri jadi sulit dikendalikan pas melintas dijalan ini,”keluhnya (17/09)

Senada Sobri (43) warga Lubuk Buntak juga menyeluhkan banyaknya kerikil serta pasir ditambah debu disepanjang jalan yang dilebarkan sebab akibat kondisi ini menurutnya cukup membahayakan warga setempat yang beraktifitas melalui jalur tersebut.

“Kami harap pelaksana proyek selain membersihkan pasir dan kerikil itu juga melakukan penyiraman bahu jalan yang dilebarkan karena debunya itu membuat pemotor seperti saya sulit melihat kondisi jalan didepan juga membuat pernapasan juga terganggu,”ucapnya (17/09)

Related posts

Leave a Comment