Sejak Teror Serangan Harimau Gunung,Warga Pagaralam dan Tanjung Sakti Kini Takut Beraktifitas Dikebun.

 

PAGARALAM ONLINE – Serangan harimau sumatera yang telah menyebabkan 1 warga tewas dan 1 cedera menyebabkan warga di seputaran kaki gunung Dempo kini menjadi takut untuk beraktifitas kekebun.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,warga tiga wilayah yakni kota Pagaralam,Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang diteror dengan kehadiran harimau yang sering menampakkan diri didekat perkebunan kopi warga hingga temuan jejak kaki hewan buas ini dekat areal pemukiman masyarakat.

Keluarga almarhum Kuswanto korban tewas serangan harimau warga dusun Pulu Panas Kecamatan Tanjung Sakti PUMI mendesak pihak terkait untuk segera melakukan langkah antispasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kami minta pemerintah maupun pihak terkait lainnya untuk mengantisipasi kejadian ini sebab sekarang warga takut beraktifitas diluar rumah utamanya untuk kekebun sebab kami yakin harimau ini masih berkeliaran diluar sana padahal penghasilan warga kami sebagian besar adalah petani kopi untuk itu kami meminta agar keamanan kami bisa dijamin,”pinta Haryono adik Almarhum Kuswanto (17/11).

Senada Delta Handoko (33) menyampaikan kekawatirannya dengan teror harimau gunung ini,sebab laporan yang dia terima bahwa penjaga kebunnya menemukan jejak kaki harimau berukuran besar dekat areal kebun kopinya Curup Embun persis dibawah kaki gunung Dempo.

“Terus terang saya kawatir sebab keluarga saya melaporkan temuan jejak kaki harimau dekat kebun kopi kami,”katanya (17/11)

Profesi warga kota Pagaralam serta 2 wilayah lain yakni kabupaten Lahat dan Empat Lawang yang letaknya dibawah kaki gunung Dempo yang mayoritas petani kopi dengan kejadian teror harimau gunung ini membuat warga di 3 wilayah ini kini enggan untuk beraktifitas kekebun kopinya lantaran takut serangan hewan buas ini sewaktu-waktu dapat terjadi lagi.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.