Rp 2,9 Miliar Untuk Rehab Sekolah

PAGARALAM – Hasil pemantauan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagaralam, Marjohan, ditemukan ‎sedikitnya 50 sekolah yang mengalami kerusakan. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) ada 22 sekolah yang rusak sedang, delapan rusak berat. Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ada delapan sekolah rusak sedang, tiga kekurangan ruang kelas, dan sembilan butuh sarana penunjang.

Marjohan menuturkan, untuk tahun ini ada Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,9 miliar yang dapat digunakan untuk perbaikan sekolah. Namun, dengan jumlah sekolah yang cukup banyak, jelas dana yang ada tidak cukup sehingga dilakukan bergiliran.

“Kita akan melakukan perbaikan secara bergiliran, sehingga kondisi sekolah dapat lebih baik. Meskipun dana sedikit, kita berharap perbaikan dapat lebih maksimal,” kata dia.

Dijelaskan Marjohan, memang untuk tahun ini alokasi dana DAK mengalami penurunan. Jika besar seperti tahun-tahun sebelumnya, maka semua sekolah yang rusak bisa lebih baik. Penurunan dana ini lantaran dana DAK yang telah ada tidak terserap maksimal karena juklak dan juknis telat.

“Temuan kita dilapangan, ada meja dan kursi rusak. Bangunan juga ada. Sementara, jika semua dilakukan menggunakan dana DAK, jelas tidak cukup sehingga untuk anggaran lain tahun ini dibantu dana induk,” tuturnya.

Ditambahkannya, kebutuhan sekolah yang ada di Kota Pagaralam berbeda-beda. Dimana, ada sekolah yang bangku lebih, disisi lain ada sekolah yang bangkunya kurang. Jadi, penanggulangan pertama untuk dana BOS, harus dijalankan asalkan peruntukannya sesuai dan tidak menyalahi aturan.

Ditambahkan Kepala Seksi (Kasi) Kelambagaan dan Sarana Prasarana, Mike Vendra Wijaya, untuk sekolah yang rusak berat akan diperbaiki menggunakan dana DAK. Sedangkan, untuk sekolah dengan kerusakan kategori sedang, perbaikan bisa menggunakan dana BOS dan bantuan komite.

“Kita berharap pada tahun ini ada sekolah yang diperbaiki sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar. Apalagi, jika upaya ini dibantu pihak komite sehingga perbaikan bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.