HEADLINENASIONALPESONA PAGARALAMSEPUTAR BESEMAH

Ridai Seniman Gitar Tunggal Pagaralam Bakal Ramaikan Festival Sriwjaya Dan Festival Jazz Palembang 20 Hingga 24 Agustus 2017

PAGARALAM ONLINE – Ridai alias Ridayati (50) salah satu seniman lokal yang ahli memainkan musik gitar tunggal serta rejung khas Besemah asal kota Pagaralam bakal meramaikan festival Sriwijaya dan festival Jazz Palembang yang di selenggarakan di Benteng Kuto Besak pada 20 hingga 24 Agustus ini.

Keikutsertaan Ridai yang juga seorang penyandang disabilitas dalam penglihatan (tunanetra) dan ahli memainkan jenis musik Rejung dan seni tutur lokal lainnya ini diungkapkan oleh walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati pada Pagaralam Online hari ini (Minggu 20/8).

“Ibu Ridai diundang khusus oleh bapak gubernur Alex Nurdin untuk tampil dan mengisi serta meramaikan festival Sriwijaya dan juga festival jazz Palembang di Benteng Kuto Besak pada tanggal 20 hingga 24 Agustus ini,”ucapnya

Baca Juga  Sehari Amankan 4 Pelaku Kriminal,Warga Harap Polres Pagaralam Tingkatkan Patroli Keamanan

Lanjut Hj Ida,hal ini tentu jadi suatu kebanggan sebab seni budaya lokal Besemah mendapat pengakuan dan dihargai bahkan ingin dilihat oleh para pelaku seni lainnya dari dalam dan luar negeri.

“Peserta festival itu yang saya dengar bahkan ada dari luar negeri,jadi kita patut berbangga ada seniman lokal kita walaupun penyandang disabilitas tapi punya jiwa seni tinggi dan menjadi sorotan oleh para pelaku dan penikmat seni dari dalam maupun luar negeri,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui,seni budaya lokal dan tradisonal Besemah atau Pagaralam banyak mengundang minat para pelaku,pemerhati maupun penikmat seni baik dari dalam maupun luar negeri.Bahkan banyak sekali seni tradisional Besemah terutama seni tutur yang menjadi objek penelitian oleh para akademisi karena keunikannya.

Ridayati alias Ridai (50) salah satunya.Warga kampung Belakang PU Pagaralam Utara ini,sudah sejak kecil menekuni seni musik gitar tunggal yang merupakan salah satu seni budaya lokal tradisional Besemah.

Baca Juga  SK Sudah Ditangan,Pasangan AlFad Siap Tarung Pilkada

Informasi yang dihimpun Pagaralam Online,Ridai menekuni seni gitar tunggal sejak dia mengalami kebutaan pada kedua matanya (tuna netra) saat dia kecil.Rupanya kekurangannya itu malah jadi mengasah nalurinya di bidang seni dan menjadi lebih peka terhadap nada-nada  yang dimainkannya dengan alat musik gitar dan mampu menyanyikan seni tutur tradisional Besemah semacam Rejung dan sebagainya.

Keahliannya memainkan gitar tungggal dan rejung yang pada awalnya hanya dia (Ridai_red) gunakan untuk menghibur diri kini malah mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan seringkali diminta tampil pada acara-acara tertentu baik lokal maupun regional.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close