Pro Kontra Pembentukan Kabupaten Besemah.

 

PAGARALAM ONLINE – Wacana serta ide inisiasi pembentukkan Kabupaten Besemah kembali mengemuka dan jadi topik pembicaraan hangat di tengah masyarakat kota Pagaralam setelah beredarnya susunan personalia serta munculnya sejumlah nama tenar dari wacana tersebut.

Dalam postingannya di grup facebook “Dangau Besemah” Arudji Kartawinata mantan anggota DPRD provinsi Sumatera Selatan memposting susunan personalia Presidium Kabupaten Besemah dimana dalam dokumen lampiran berbentuk file PDF yang dipostingnya itu berisi susunan nama-nama (personalia_red) yang menduduki berbagai posisi dalam gerakan ini.Diantaranya ada nama mantan Sekretaris Daerah Provinsi Mukti Sulaiman,Herpanto Msi,Mulyadi Nawawi,Prof Sutiono Mahdi Msi,Novirza Djazuli SE,Ir Rasidi Burhanan dan sederat nama-nama lainnya.

Dalam wacana serta inisiasinya,pembentukan Kabupaten Besemah ini meliputi kota Pagaralam,Kecamatan Jarai,Kecamatan Sukamerindu,Kecamatan Pajarbulan,Kecamatan Muara Mayang,Kecamatan Tanjung Sakti PUMU/PUMI,Kecamatan Kota Agung,Kecamatan Mulak Ulu,Kecamatan Mulak Sebingkai serta Kecamatan Tanjung Tebat.

Dalam penjelasannya,Arudji Kartawinata yang dalam susunan personalia tersebut tertulis sebagai Sekretaris Presidium mengatakan bahwa landasan pemikiran inisiasi gerakan ini menurutnya adalah soal sejarah wilayah Kewedaaan Besemah yang meliputi daerah-daerah tersebut diatas.Kemudian pertimbangan Geopolitis dan Sosioekonomisnya adalah dengan terbentuknya Kabupaten Besemah maka akan memudahkan hubungan administrasi serta pelayanan umum antara pemerintahan dan masyarakat di daerah yang selama ini terpisah secara administratif serta dapat meningkatkan produktifitas ekonomi daerah dengan banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat di olah.

Disisi lain,Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH dikonfirmasi tentang ini (presidium Kabupaten Besemah_red) mengatakan bahwa hal ini menurutnya masih klaim sepihak sebab dirinya belum pernah di minta pendapat soal ini baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah.

“Saya yakin ini klaim sepihak soalnya saya sebagai walikota maupun pribadi belum dimintai pendapat soal ini namun tiba-tiba sudah ada dewan pembina,”ucapnya kepada Pagaralam Online (24/08)

Sementara itu Jenny Sandiah politisi partai Nasdem yang juga akan menjabat ketua sementara DPRD kota Pagaralam menilai jika wacana serta inisiasi pembentukan Kabupaten Besemah berdampak baik terhadap daerah-daerah yang direncanakan akan disatukan jadi wilayah Kabupaten baru ini.

“Kabupaten Besemah jika memang bisa di bentuk akan berdampak baik untuk masyarakat yg menjadi bagian dari 9 kecamatan yg diusulkan,, yakni Jarai, Sukamerindu, Pajar Bulan, Muara Payang, Tanjung Sakti PUMU, Tanjung Sakti PUMI, Kota Agung, Tanjung Tebat Dan Mulak,terutama kecamatan yg secara geografis melalui Kota Pagar Alam.. Kependudukan mereka terdata di Kabupaten Lahat sehingga semua urusan yg berkaitan dengan pemerintah harus ke Ibukota Kabupaten yg memang agak jauh untuk di jangkau.Secara pembangunan dan peningkatan perekonomian pun begitu,, diharapkan dengan adanya pembentukan Kabupaten Besemah,, masyarakat di dalamnya akan mendapatkan pembangunan dari segala lini secara lebih merata dan mencapai sampai kebagian yg sulit terjangkau oleh pemerintah daerah Lahat selama ini,”sampainya kepada Pagaralam Online (24/08)

Banyak masyarakat yang mendukung gerakan pembentukan Kabupaten Besemah diantaranya Yansen Fitra yang menjabat Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Jurai Besemah yang secara terbuka mendukung gerakan ini dengan pertimbangan historis kewilayahan Kewedaan Besemah yang perlu disatukan kembali.

“Kecintaan pada nilai historis Kewedaan Besemah menjadi pertimbangan khusus yang menurut saya jadi fokus pemikiran awal gerakan ini,”ujarnya (24/08)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.