Pilkada Pagaralam Ada Warga Yang Hampir Kehilangan Hak Pilihnya

PAGARALAM ONLINE – Pelaksanaan Pilkada Serentak yang dilaksanakan dikota Pagaralam ternyata masih menyimpan berbagai persoalan,selain ditemukannya pelanggaran-pelanggaran seperti dugaan praktek money polytic oleh tim pemenangan peserta pilkada juga ditemukan ada warga yang hampir kehilangan hak pilihya.

Seperti yang dialami Royati (64) warga dusun Pagaralam RT 04 RW 02 Kelurahan Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara yang tidak mendapat undangan pencoblosan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditempat biasanya dia memberikan hak pilihnya

Kepada Pagaralam Online (Rabu 27/06/2018) Royati mengatakan sebagai warga Pagaralam yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Tetap (KTP) elektronik yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Pagaralam dirinya sudah ikut memberikan hak suaranya pada pilkada 2013 lalu dengan mendapat undangan dari KPUD Pagaralam pada TPS 3 Dusun Pagaralam.

“Tahun 2013 lalu saya mendapat undangan mencoblos di TPS 03 tapi tahun ini tidak”ucapnya (24/06)

Diceritakan Royati,sejak dilaksanakan tahapan pilkada serentak,dirinya sudah dilakukan pendataan yang dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk oleh KPUD Pagaralam dengan bukti stiker berlogo KPU yang tertera namanya yang tertempel dirumanya.Namun hingga 1 hari jelang hari pencoblosan dirinya ternyata tetap tidak mendapat surat undangan tersebut.

“Tetangga semua dapat undangan untuk mencoblos tapi saya tidak,”keluhnya

Mendapati hal ini,kemudian Royati mencoba menanyakan hal tersebut kepada anggota PPS setempat dan mendapat penjelasan bahwa dia (Royati_red) tetap bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS 03 dengan menunjukkan KTP pada pukul 12 WIB setelah warga yang lain selesai melaksanakan pencoblosan.

“Penjelasan petugas saya bisa mencoblos jam 12 nanti dengan menunjukkan KTP saya,”pungkasnya (24/06)

 

 

Related posts

Leave a Comment