HEADLINENASIONALPEMERINTAHANTRAVEL

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Hikmat dan Meriah

PAGARALAM ONLINE – Peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober yang di pusatkan Alun-alun kota Pagaralam hari ini berlangsung hikmat dan juga di meriahkan dengan pertunjukan drama perjuangan serta sendra tari dari siswa – siswi SMU Negeri 3 kota Pagaralam.

Turut hadir dalam acara ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),jajaran dinas pemkot Pagaralam,TNI/POLRI,siswa – siswi perwakilan sekolah sekota Pagaralam,Organisasi Kepemudaan (OKP)dan di saksikan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Negeri Kota Pagaralam Dony Dortmund SH MH sebagai inspektur upacara yang membacakan naska pidato dari Mentri Olahraga mengatakan tanggal 28 Oktober ini adalah moment kebangkitan pemuda Indonesia dimana Bangsa Indonesia diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan bonus demografi berupa jumlah penduduk berusia muda yang sangat banyak. Sehingga potensi ini harus terus di bina dan diberdayakan sebagai aset bangsa.

Bonus demografi berupa anak – anak muda yang mempunyai segudang potensi ini juga sudah menunjukkan eksitensinya terutama di mata dunia. Seperti Joe Taslim dan Iko Iwais aktor muda Indonesia yang sudah membintangi film -film Hollywood di Amerika,di bidang olahraga pun anak – anak Indonesia juga sudah ikut mengharumkan nama bangsa seperti pembalap Rio Haryanto serta peraih medali emas Olympiade Brazil 2016 Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir,di bidang UMKM dan industri kreatif pun anak – anak muda Indonesia juga sudah mulai menunjukkan potensi serta eksistensinya seperti contohnya membuat perusahaan startup dan aplikasi yang kini banyak di minati investor luar,pendiri Gojek dan banyak lagi yang lainnya.

Namun sayangnya acara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang di gelar Pemkot Pagaralam tahun ini,tidak ada agenda pemberian penghargaan bagi generasi muda Pagaralam berprestasi ataupun yang sudah berkontribusi mengharumkan nama kota Pagaralam.

Seperti yang dirasakan oleh Yuda Palingka pelajar SMP Negeri 1 Pagaralam yang mewakili Provinsi Sumatera Selatan pada gelaran Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Juli 2016 lalu dan berpredikat peringkat 6 nasional pada cabang olahraga Karate.

“Hingga saat ini perhatian pemkot Pagaralam untuk Yuda masih sangat minim bahkan bisa dikatakan tidak ada sama sekali,” ujar Toni orang tua Yuda.

 

Baca Juga  "Bandit Ranmor Bersenpi Dipelor Jajaran Polsek PAU"

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close