Pendaki Dempo Wajib Tahu,2 Hal Inilah Yang Membuat Puncak Dempo Sering Minta Korban.

PAGARALAM ONLINE – Bagi para pecinta alam,Gunung sepertinya mempunyai daya tarik sendiri sehingga wajib hukumnya bagi mereka untuk sampai di puncaknya.

Gunung Dempo contoh,sebuah gunung yang masuk dalam wilayah kota Pagaralam Sumatera Selatan yang mempunyai ketinggian kurang 30800 meter dari atas permukaan laut (Mdpl) memang jadi salah satu primadona bagi para pendaki baik lokal maupun luar daerah dan semakin ramai pada saat hari-hari libur khususnya perayaan tahun baru.

Namun banyak dari para pendaki khususnya pendaki pemula yang kerap kali mengalami kesulitan saat mendaki atau saat berada di puncaknya.

Kasus yang paling banyak terjadi adalah para pendaki terserang Hipotermia dan cedera saat mendaki.

Hipotermia di gali dari berbagai sumber adalah suatu kondisi dingin ekstrim yang menyerang tubuh seseorang sehingga seseorang kehilangan panas tubuhnya dan pada akhirnya menyebabkan gagal jantung.

Hipotermia bagi para gunung sering kali menyerang para pendaki utamanya yang tidak punya kesiapan peralatan kemping atau mendaki gunung yang memadai semisal jaket atau tenda sehingga cuaca dingin yang menyerang para pendaki sering kali tak bisa di antisipasi lagi.

Gunung Dempo yang mempunyai ketinggian 3800 Mdpl menurut para pendaki sering kali mengalami cuaca ekstrem yang kadang kala suhu saat berada di puncaknya bisa mencapai 5 derajat hingga minus 1 derajat celcius.Rupanya hal inilah yang sering kali membuat para pendaki utamanya asal luar kota Pagaralam sukar menyesuaikan diri terhadap perubahan suhu yang ekstrem tersebut.

Seperti yang terjadi hari ini dan beberapa waktu lalu,dimana minggu lalu seorang pendaki asal Palembang meninggal dunia akibat terserang Hipotermia dan terbaru hari ini (Senin 11/02) pendaki wanita asal Jambi di duga juga akibat terserang hal yang sama.

Selain Hipotertemia akibat terserang hawa dingin ekstrim,puncak Dempo juga sering kali memakan korban akibat ulah para pendaki yang kurang berhati-hati saat mendekati kawah gunung berapi tersebut,dimana sudah banyak terjadi pendaki yang terperosok masuk kedalam lubang dengan kedalaman ratusan meter akibat bebatuan di pinggir kawah gunung yang labil.

Dua hal ini rupanya paling sering membuat para pendaki puncak Dempo mengalami cedera bahkan hingga menyebabkan kehilangan nyawanya.

Related posts

Leave a Comment