Pencarian 2 Pendaki Dempo Yang Hilang Diteruskan Hingga 3 Hari Kedepan.

 

PAGARALAM ONLINE – Meski belum menemukan titik terang beradaan kedua pendaki gunung Dempo asal kabupaten Bungo Jambi yang hilang kontak sejak 15 Oktober lalu.Namun hingga hari ke 7 (tujuh) tim pencari gabungan tetap melaksanakan tugasnya.

Setidaknya tim pencari gabungan yang berjumlah 150 orang yang terdiri dari Basarnas kota Pagaralam,Tagana Rescue Dinsos kota Pagaralam,element pecinta alam,relawan,dan unsur TNI/Polri telah melakukan penyisiran seluruh lokasi pendakian.

Dijumpai ditendah posko pencarian Afdeling 4 (Empat), Herawadi S.sos Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Pagaralam mengatakan bahwa hari atau besok pagi tim pencari gabungan akan melakukan evaluasi perkembangan proses pencarian.

“Hari ini atau besok direncanakan akan ada evaluasi progres misi ini,dan menurut informasi yang kami terima dari Kepala Basarnas kemungkinan operasi pencarian ini akan diperpanjang hingga 3 hari kedepan,”terangnya kepada Pagaralam Online (28/10).

Informasi yang didapat Pagaralam Online,setidaknya tim pencari dibagi menjadi 4 (empat) grup yang masing-masing grup bertugas menyisir radius seluas kurang lebih 2 (dua) kilometer.

Kepala Pos Basarnas Pagaralam Lettu SAR Alparis. Zm S. Sos menjelaskan bahwa sesuai SOP Basarnas,operasi SAR dilakukan adalah selama 7 hari namun dikarenakan hingga hari ke 7 ini sudah mengumpulkan sejumlah petunjuk maka berdasarkan evaluasi,operasi SAR akan dilanjutkan hingga 3 hari kedepan.

“Selama operasi SAR kita berhasil menemukan ceceran baru seperti Jaket, botol air minum dan bungkus plastik susu yang diduga milik korban serta hasil musyawarah bersama seluruh unsur Potensi SAR yang telibat maka operasi SAR Kami perpanjang hingga 3 hari kedepan,”ungkapnya sembari menjelaskan pencarian hari ke -7 ini team SAR gabungan membagi team menjadi 2 dengan pencarian team I menggunakan tracking mode dengan penyisiran di fokuskan di hulu sungai batu gajah dan team 2 menggunakan penyapuan tipe III paralel swift membuat barisan 1 bersaf jarak 2 meter dengan penyapuan di pelataran gunung Dempo (28/10)

Terpisah koordinator Pos SAR Pagaralam selaku OSC (On Scene Coordiantor) yang merupakan Staf dari SMC melalui komandan Timnya RM Gatta Pramana mengungkapkan,kendala yang hadapi tim SAR gabungan selama melakukan usaha pencarian diantaranya adalah vegetasi hutan yang lebat ,cuaca yang tidak menentu serta badai angin.

“Proses pencarian tetap di laksanakan sesuai rencana operasi hari ini, namun karena hujan badai di atas, sementara kita hentikan untuk keselamatan team di atas, dan akan di lanjutkan jika cuaca sudah membaik.” ujar Gatta (28/10)

Operasi Pencarian Melibatkan Paranormal.

Segala upaya dilakukan tim pencari gabungan untuk menemukan kedua pendaki gunung Dempo yang hilang termasuk melibatkan dan memintah bantuan paranormal untuk menemukan keberadaan M Fikri Sahdia (19) dan Jumadi (26) namun belum juga membuahkan hasil.

Gunung Dempo yang masuk dalam wilayah kota Pagaralam selain dikenal dengan keindahan alamnya namun juga menyimpan berbagai cerita mistis yang seringkali dikaitkan dengan hilangnya para pendaki.

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.