Panwaslu Kota Pagaralam dan 6 Paslon Serukan Tolak Money Politic

PAGARALAM ONLINE – Untuk mengantisipasi adanya praktik jual beli suara atau dikenal dengan istilah politik uang selama proses pelaksaan Pilkada serentak nanti.Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Pagaralam hari ini (Rabu 14/02/2018) mengadakan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang serta Politisasi Sara yang diikuti 6 pasang calon walikota dan wakil walikota Pagaralam 2018-2023.

Pantuan Pagaralam Online,kegiatan yang diberi tajuk Pilkada 2018 yang Bermartabat dan Berintegritas ini,selain dihadiri dan diikuti 6 pasang calon walikota dan wakil walikota,juga menghadirkan unsur pengusung serta pendukung dari masing-masing paslon serta dari unsur pemerintah daerah juga masyarakat umum.

Ketua Panwaslu kota Pagaralam Ihwan Nopri mengatakan,mengahadapi pilkada serentak ini,pihaknya mengajak semua komponen,mulai paslon kepala daerah,pimpinan serta pengurus parpol, timses serta masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pilkada Pagaralam yang benar-benar bersih,damai serta demokratis sehingga hasilnya nanti dapat diterima oleh semuah pihak.

“Kami juga mengharapkan peran aktif masyarakat untuk dapat mengawasi proses pelaksaan pilkada pagaralam, agar jauh dari yang namanya politik uang dan politisi sara,”harapnya (14/02)

Sementara itu Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono yang turut hadir dalam kegiatan ini menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan panwaslu, agar dapat  bersama-sama mengawal pilkada pagaralam jauh dari pelanggaran, seperti tindakan politik uang maupun politisi sara. Bahkan pihaknya telah membentuk Satgas untuk mengawasi semua tahapan pilkada pagaralam.

“Kita harapkan semua paslon tidak tersandung kasus tersebut, dan berharap pilkada pagaralam dapat berjalan damai tanpa ada satupun pelanggaran yang dilakukan oleh semua paslon,”harapnya.

 

Related posts

Leave a Comment