Pamit keluarga, Febrianto Yakin Wujudkan Pagaralam Terkemuka

PAGARALAM OL — Dihadapan ratusan sahabat dan kerabatnya, bakal calon Wakil Walikota Pagaralam, Febrianto berorasi sekaligus mohon doa restu kalau dirinya akan mencalonkan diri menjadi wawako Pagaralam, mendampingi Dr Ir Gunawan MT. Febrianto mengundang keluarga besarnya, sahabat dan tetangga kediamannya, di kawasan Tebat Baru, Sabtu malam (25/11 untuk berpamitan dan meminta dukungan untuk maju dalam Pilkada Pagaralam 2018 mendatang.

Dihadapan ratusan massa, Febrianto yang saat ini masih menjabat Direktur Operasional PD Pasar Jaya Palembang ini mengungkapkan, sebenarnya dirinya sudah sering diminta sahabat dan kerabatnya untuk tampil menjadi pemimpin di kota kelahirannya tersebut. Namun permintaan itu tidak digubrisnya. Tetapi entah mengapa, saat harapan itu diucapkan Dr Ir Gunawan MT, hatinya langsung tergerak dan secara spontan menyanggupinya.
Semangat Febri untuk menjadi pemimpin di Bumi Besemah makin menyala untuk mewujudkan Pagaralam yang lebih baik lagi dari sekarang.

 

“Kemajuan sebuah daerah tidak ditentukan oleh masyarakatnya, tetapi oleh tingat keberanian dan kepintaran pemimpinnya,” tandas Febrianto, di hadapan para wartawan.
“Coba lihat sepak-terjang Dodi Reza di Musi Banyuasin. Baru sebulan menjadi bupati, Dodi sudah berhasil menarik dana APBN tidak kurang dari Rp 5 Triliun. Aku ingin seperti itu. Aku ingin masyarakat Pagaralam, terutama petani dan pedagang memperoleh hasil berlipat dari apa yang telah diperoleh sekarang,” tambahnya dengan penuh semangat.

“Bila Bung Karno pernah mengatakan “Beri aku sepuluh pemuda akan kuubah dunia”, aku Febrianto berani mengatakan beri aku lima pemuda, maka akan kuubah Kota Pagaralam menjadi kota terkemuka.” tambah ayah dari dua putra itu.

Febrianto dilahirkan di Pagaralam, 12 Februari 1969. Febrianto menempuh dan menyelesaikan pendidikan SD, SMP dan SMU-nya di Pagaralam. Febri kemudian menempuh pendidikan kepolisian, meniti karier menjadi polisi, bertugas antara lain di Mabes Polri, Jakarta dan mengakhiri karier polisinya tahun 2016 dengan pangkat AKBP. Lepas dari kepolisian Febri menjadi Direktur PD Pasar di Kota Palembang.
Keputusan Febri untuk mencalonkan diri menjadi wawako, sama-sekali bukanlah cita-citanya. Sebelumnya ia tidak pernah bermimpi terjun ke dunia politik. Tetapi, entah mengapa, tawaran Dr Ir Gunawan MT agar dirinya bersedia menjadi pendamping sosok tokoh hebat itu membuat semuanya menjadi berbeda. “Mungkin begitulah yang diinginkan Allah SWT untuk jalan hidupku ke depan,” pungkas Febri.
Diketahui, pencalonan pasangan Dr Ir Gunawan MT – Febrianto diusung koalisi tiga partai yaitu Gerindra, PAN dan PKS.

 

Related posts

Leave a Comment