Pagaralam Kotanya Anak Muda

PAGARALAM ONLINE – Tanpa disadari kota Pagaralam mulai bertranformasi dari pertanian menuju kota jasa dan perdagangan.Aneh memang!,namun itulah kenyataannya lima tahun terakhir.

Siapa penggerak perubahan ini?pengusaha mapan,orang asing atau siapa?

Penelusaran Pagaralam Online,sudah sejak beberapa tahun belakangan hampir disetiap sudut kota Pagaralam berdiri tempat usaha-usaha baru yang fokus pada satu produk yakni usaha jasa makanan dan minuman.

Usaha jasa makanan dan minuman ini diaplikasikan dalam bentuk kedai,cafe,bistro atau lebih akrab disebut “tempat nongkrong”.

Lalu siapa pemilik usaha-usaha ini?

Ketika Pagaralam Online mencoba mengunjungi beberapa “Tempat Nongkrong” ini,ternyata pemiliknya adalah anak-anak mudah dikisaran umur 25 sampai 30 tahunan.

Julian Toro misalnya,pendiri sekaligus pemilik Toro Coffe di kawasan jalan Kapten Sanap tepatnya disimpang tiga Telaga Biru.Anak muda yang sebelumnya kenyang pengalaman bekerja di luar kota hingga keluar negeri ini,sudah sejak 3 tahun belakangan membuka usaha jasa makanan dan minuman mengusung tema Bistro Cafe,dimana pengunjung bisa merasakan tempat makan sekaligus tempat nongkrong yang nyaman dengan suhukan berbagai jenis makanan minuman khas anak muda ditambah pengunjung bisa bersantai sembari mendengarkan alunan musik life bahkan diperbolehkan ikut bernyanyi.

Kepada portal ini,Toro panggilan akrabnya menceritakan awal mula dia membuka usaha ini dimana inisiatif mendirikan Toro Coffe lantaran dirinya melihat peluang serta karena di Pagaralam masih jarang ada tempat anak muda bisa berkumpul (Nongkrong) sambil menikmati makanan atau minuman ditempat yang sesuai dengan selera anak muda.

“Toro Coffe ini didekasikan memang bagi kaum muda yang ingin nongkrong sambil menikmati makanan dan minuman dan ada juga musik,”bebernya sembari mengatakan bistro ini menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman ringan seperti kentang goreng,berbagai jenis kopi seta minuman lainnya dimana pada hari biasa Toro Coffe dibuka mulai pukul 13.00 sampai dengan pukul 00.00 WIB

Anak muda yang cukup berhasil lainnya adalah Raja pemilik Kedai Asmara dikawasan Jalan Gunung Pagaralam Utara ini menjual berbagai jenis sajian minuman kopi serta makanan yang khas anak muda sekali,diantaranya Coffe Latte,Green Tea serta berbagai sajian lainnya.Dengan mengusung tema Bistro Black And White serta mendekorasi tempat usahanya dengan berbagai “Mural” kekinian,tempat usaha ini cukup digemari dan ramai pengunjung.

Sepanjang pusat kota Pagaralam kini ternyata usaha semacam ini makin digemari dan yang lebih mengejutkan adalah mayoritas pemilik usaha ini adalalah anak muda usia produktif.Mengusung berbagai tema,saat ini warga kota akan dengan mudah menemukan “Tempat-tempat Nongkrong” yang buka sejak sore dan akan mulai ramai pada malam hari.Dengan perubahan yang di inisiasi oleh anak-anak muda,kota Pagaralam kini terlihat lebih ramai,lebih hidup dan lebih maju.

Usaha yang digerakkan oleh para anak muda ini tak lepas dari keberhasilan pemerintah daerah membangun infraksruktur kepariwisataan yang menyebabkan meningkatnya kunjungan wisatan lokal maupun domestik ke kota Pagaralam,yang berimbas pada meningkatnya kebutuhan akan tempat wisata jenis lain semisal wisata kuliner yang kini marak diusahakan oleh para pemuda Pagaralam.

 

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment