Paceklik Tiba,Pasar-pasar Di Pagaralam Mulai Sepi Pembeli.

PAGARALAM ONLINE – Masih bergantungnya perekonomian kota Pagaralam dari sektor pertanian utamanya pada komuditas kopi nyata-nyata selalu membuat denyut ekonomi masyarakat mengalami pasang-surut secara terus menerus.

Masa sebelum panen kopi dan sesudahnya sudah menjadi momok bertahun-tahun bagi masyarakat kota Pagaralam yang berprofesi sebagai pedagang yang mereka biasa mengucapkannya sebagai musim paceklik dimana intensitas transaksi jual beli di sentra-sentra perdagangan mulai menjadi sepi pembeli yang tentu saja mengakibatkan omzet pedagang menurun drastis dan roda perekomian secara umum menjadi melambat.

Seperti yang di tuturkan Roiyati (64) pedagang daging ayam dikawasan pasar Dempo Permai.Kepada Pagaralam ia mengeluhkan sudah sejak 2 bulan terakhir dagangannya sukar habis lantaran sepinya pembeli.

“Jualan daging ayam 10 kilo saja dari subuh sampai dekat magrib setiap hari selalu ada sisa,ini pertanda paceklik sudah datang,”keluhnya (16/09)

Hal serupa juga dikeluhkan oleh Sumarni pedagang ikan air tawar segar di pasar terminal Nendagung dimana sudah setiap hari sejak 2 bulan terakhir dagangan ikan segarnya sepi pembeli.

“Sekitar 3 bulan lalu pas musim panen kopi sehari bisa jual antara 25 sampai 30 kilo ikan sehari,tapi sekarang 15 kilo pun susah,”gerutunya (16/09)

Menurunnya daya beli masyarakat yang dikeluhkan para pedagang,ditengarai lantaran sudah usainya masa panen kopi dimana para petani kopi telah selesai menjual hasil panennya dan uang hasil penjualan tersebut dipergunakan untuk berbagai keperluan semisal biaya masuk anak sekolah serta keperluan lainnya sehingga membatasi aktifitas berbelanja keperluan di sentra-sentra perdagangan.

Selain itu,penyebab lainnya adalah rendahnya hasil panen kopi petani yang disebabkan beberapa faktor diantaranya faktor cuaca juga teknik pemeliharaan tanaman yang menyebabkan kopi tidak berbuah maksimal serta faktor utamanya adalah masih rendahnya harga jual ditingkat tengkulak atau pengepul kopi lokal.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.