HEADLINENASIONALPOLITIKSEPUTAR BESEMAH

Nopran Marjani : Jangan Cempedak Bawah Batang…

PAGARALAM ONLINE—Meskipun Pilkada Lahat 2018 masih cukup lama, namun sejumlah nama sudah ramai disebut-sebut akan tampil sebagai calon Bupati Lahat periode 2018 – 2023 tersebut. Salah satu nama yang santer disebut adalah Nopran Marjani, SPd yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Sumsel.

Sosok Nopran Marjani memang cukup populer di Kabupaten Lahat. Maklumlah, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel tersebut sudah terpilih sebagai anggota DPRD Sumsel dua periode dari daerah pemilihan (dapil) 7  yang meliputi Kabupaten Lahat, Empat Lawang dan Kota Pagaralam. Bahkan  di dapil itu, Nopran terpilih dengan suara terbanyak mengalahkan 8 anggota dewan lainnya.

Popularitas Nopran tidaklah datang tiba-tiba, melainkan diperoleh dari aksi nyata yang ditunjukkannya sejak pertama terpilih menjadi wakil rakyat pada tahun 2009 lalu. Nopran dikenal sebagai wakil rakyat yang paling rajin turun ke bawah, guna menemui  dan menyerap aspirasi rakyat. Ketika turun ke bawah, Nopran yang berasal dari Tanjung Sakti, Lahat ini  tak canggung menginap di rumah-rumah penduduk demi melihat langsung keadaan masyarakat.

“Aku ni jeme dusun . Jadi tebiase hidup di dusun bebaur nga masyarakat dusun,’’ ujar Nopran kepada Pagaralam Online, Jumat (21/10).

Terjun ke dunia politik dalam usia cukup muda tak membuat Nopran canggung. Bahkan, sarjana lulusan FKIP Unsri ini tampak sangat bersemangat.  Dunia aktivis kampus telah menempanya menjadi pribadi yang peka, kritis dan peduli dengan kondisi sosial masyarakat. Diapun termasuk politisi muda yang kreatif dan visioner dalam menjalankan peranannya sebagai legislator .

 

“Kadang-kadang masyarakat belum sepenuhnya memahami tugas anggota dewan tersebut. Sehingga seringkali saya diminta untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sebenarnya menjadi tugas eksekutif. Namun disitulah seni dan tantangan dan perjuangannya,” tegas Nopran sambil menunjukkan ratusan proposal yang menumpuk di meja kerjanya.

Baca Juga  Serunya Water Tubbing Dan Kanowing Di Ayek Suban Belakang Obak

Nopran menegaskan, niat awalnya  terjun ke dunia politik adalah ingin membantu dan menolong rakyat. Sehingga saat diberikan amanah oleh rakyat menduduki jabatan politik tertentu, maka jabatan tersebut dipergunakannya sebesar-besarnya untuk menolong masyarakat banyak, terutama masyarakat yang hidupya belum sejahtera.

“Beruntung saya dididik di Partai Gerindra yang memang didoktrin untuk memperjuangkan hak-hak rakyat,” tandasnya.

Selain telah banyak memperjuangkan proyek-proyek infrastruktur jalan dan jembatan di Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang, Nopran dikenal dengan program tenda masuk desa. Sejak 2009 sampai sekarang, hampir seluruh desa dan RT di Lahat, Empat Lawang dan Pagaralam telah mendapat bantuan tenda beserta kursi.  Program tersebut disambut antuasias masyarakat. Mengingat bantuan tenda dan kursi tersebut sangat bermanfaat dan membantu masyarakat .

“Program tenda masuk desa jalan terus. Bahkan akan kita kembangkan lagi,” ujar pria humoris ini.

Aksi nyata lainnya adalah memberikan bantuan mobil ambulance di  berbagai kecamatan. Selain itu, Nopran menjadi pioner pelaksanaan program Rumah Singgah yang diperuntukkan bagi pasien dan keluarganya yang mendapat rujukan berobat ke RSUP Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.  Layanan Rumah Singgah gratis tersebut banyak mendapat pujian. Mengingat keberadaanya sangat membantu masyarakat asal Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang yang berobat ke Palembang. Apalagi gedung rumah singgah yang disiapkan sangat layak untuk ditempati.

“Program Rumah Singgah ini akan terus kita kembangkan dan sempurnakan. Sehingga makin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan gratis ini,’’ ujar pria teguh memegang prinsip janji nunggu kate betaroh ini.

Baca Juga  Gelap, Berlubang dan Bergelombang, Warga Desak Pemkot Pagaralam Segera Benahi Ruas Jalan Tugu Jeef Hingga Talang Kecepol

Saat ditanya kemungkinan maju pada Pilkada Lahat 2018 mendatang, Nopran mengatakan hal tersebut masih cukup lama. Sehingga belum terlalu dipikirkannya. Dia lebih memilih terus bekerja menjalankan program-program yang sudah dijalankan selama ini.

“ Sudah sejak lama saya bekerja dengan program yang sudah saya wujudkan selama ini. Jadi bukan karena mau Pilkada baru rajin turun ke masyarakat. Saya bukan tipe politisi yang cempedak bawah batang. Ada kendak baru datang ,’’ tegas Nopran sambil tertawa.

Bagi Nopran jabatan itu adalah pemberian Allah SWT, karena itu Allah lah yang akan memberikan dan mencabut jabatan tersebut kepada siapapun yang dikendaki-Nya. Manusia tinggal menjalankan amanah tersebut sebaik baiknya. Yang penting ketika diberikan jabatan maka laksanakan sebaik-baiknya.

 

“Saya berbuat bukan disaat membutuhkan masyarakat  tetapi disaat saya dibutuhkan maka saya  hadir,’’ tandas Nopran.

Bagi Nopran, maju atau tidak dalam  Pilkada bukan alasan untuk berbuat atau tidak berbuat. Sebagai petugas partai, dia selalu siap menjalankan amanat yang diberikan. Bila rakyat mempercayai, partai menugaskan dan hasil survey menunjukkan elektabilitasnya tinggi, maka tentu akan dia pertimbangkan untuk mencalonkan diri.  Namun sebaliknya, bila memang masyarakat belum menghendakinya, pria yang gemar bola kaki ini tidak akan memaksakan diri. “Nantilah bicara itu. Sekarang fokus dulu dengan kerja dan amanat sebagai wakil rakyat,” ujarnya tersenyum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close