HEADLINENASIONALPEMERINTAHANPOLITIK

Namanya Dicoret, Henky Solihin Tetap Tunggu Hasil Survey

JAKARTA—Keputusan pleno DPC Partai Nasdem Kota Pagaralam yang hanya mengusulkan 3 nama balon walikota ke DPW dan DPP Partai Nasdem untuk ditetapkan menjadi calon , tampaknya bakal panas. Pasalnya, hasil rapat pleno DPC Partai Nasdem tersebut dinilai bertentangan dengan kebijakan DPP Partai Nasdem.
Dihubungi Pagaralam Online, Kamis (3/8), balon Wako Pagaralam , Henky Solihin yang namanya dicoret oleh DPC Partai Nasdem Pagaralam mengaku sudah mendengar informasi keputusan DPC Nasdem Pagaralam yang tidak mengusulkan namanya tersebut. “Iya saya sudah mendengar informasi tersebut. Ini ada keanehan dan kejanggalan,’’ ujar Henky Solihin.
Menanggapi keputusan DPC Nasdem Pagaralam tersebut, kata Henky,dia sudah berkordinasi dengan pengurus DPP Partai Nasdem di Jakarta yang membidangi Pilkada se Indonesia. Hasilnya, DPP mengaku belum mendapatkan informasi soal keputusan DPC Nasdem Pagaralam tersebut.
“Menurut pengurus DPP Nasdem tidak akan ada penetapan calon walikota Pagaralam oleh DPP Nasdem sebelum keluar hasil survey. Ini jelas kebijakan DPP,’’ tegas Henky.
Henky mempertanyakan keputusan DPC Nasdem Pagaralam yang mencoret namanya tersebut. Mengingat semua persyaratan yang diminta panitia penjaringan sudah dinyatakan lengkap. Seharusnya semua balon yang mendaftar dan memenuhi persyaratan diusulkan ke DPW dan DPP untuk kemudian digodok.
“Ada apa sebenarnya ini. Apa dasarnya. Mengapa hanya nama-nama tertentu yang diusulkan. Bahkan kader Partai Nasdem sendiri juga dicoret namanya. Inikan sebuah keanehan,’’ tegas Henky yang pernah diundang khusus oleh Fraksi Partai Nasdem DPR RI dan Pansus DPR RI membahas Rancangan Undang Undang Paten tahun 2015 ini.
Henky menegaskan, sebagai advokat yang konsisten menegakkan dan mengawal proses hukum, dirinya akan mengawasi setiap tahapan proses Pilkada Pagaralam, termasuk dalam tahap seleksi balon oleh partai politik. “Saya akan mengawal setiap tahapan. Jka ditemukan pelanggaran pidana UU Pilkada No 10 Tahun 2016, akan kita tindaklanjuti untuk diproses hukum. Ini demi tegakkan hukum dan demokrasi yang bersih. Pilkada adalah ajang untuk melahirkan pemimpin pemimpin daerah yang berkualitas. Karena itu caranya harus benar’’ tandas Wakil Sekjen Bandung Lawyers Club (BLC) Indonesia ini.
Seperti diketahui,rapat pleno DPC Partai Nasdem Kota Pagaralam telah memutuskan 3 nama figur balon wako dan 1 balon wawako untuk diusulkan ke DPW Partai Nasdem Sumsel dan DPP Nasdem. Tiga balon wako itu adalah Hj. Ida Fitriati, Gunawan dan Alfian. Sementara balonwawako adalah Fadly yang juga Ketua DPC Partai Nasdem Pagaralam.
“Berdasarkan hasil pleno DPC,akhirnya tersaring nama Hj Ida Fitriati,Ir Gunawan dan Alfian SH untuk posisi balon wako dan untuk balon wawako saya sendiri,” jelas Ketua DPC Partai Nasdem Kota Pagaralam, Fadly kepada Pagaralam Online.
Ditanya alasan kenapa figur lainnya yang ikut penjaringan bakal calon kepala namun namanya tidak ikut diusulkan ke tahap selanjutnya.M Fadly menjawab bahwa itu adalah bagian rahasia internal partainya .Selain itu juga berdasarkan penilaian-penilaian lain yang tidak bisa semuahnya di ungkapkan ke publik.
“Kalau soal kandidat lain seperti Pak Novirza, Pak Hengky Solihin dan Pak Hermanto alias Kew kenapa tidak ikut diusulkan.Itu tidak bisa kami ungkapkan ke publik karena bagian dari proses internal partai kami,dan untuk menjawab lebih lugas soal itu adalah bagian tugas dari Bapilu partai Nasdem dan bukan tupoksi saya” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam ini.
Diketahui sebelumnya ada 6 kandidat yang ikut proses penjaringan bakal calon kepala daerah yang diadakan oleh partai Nasdem kota Pagaralam. yakni Hj Ida Fitriati, Novirzah SE,Ir Gunawan,Hermanto alias Kew,Alfian SH dan Henky Solihin serta satu nama kader internal untuk posisi balon wawako yakni ketua DPC Nasdem kota Pagaralam M Fadly.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close