Meski Diancam 10 Tahun Penjara,Pedagang Petasan Cuek Bebek

PAGARALAM ONLINE – Walaupun sudah ada larangan keras dari Polres Pagaralam dengan ancaman Pidana 10 tahun kurungan (*baca Palembang.TRIBUNNEWS.COM “Kedapatan Jual Petasan,Polres Pagaralam Siapkan Sanksi 10 Tahun Penjara Pada Pedagang”), namun hal itu tak membuat para pedagang petasan jadi takut.

Pantuan Pagaralam Online dikawasan pasar Dempo Permai (Sabtu 19/05/2018), para pedagang petasan masih dengan leluasa menjual berbagai jenis maupun ukuran petasan,mulai dari petasan ukuran kecil hingga yang berbentuk tabung besar serta petasan terbang.

Keberadaan lapak para pedagang petasan dikawasan ini pun tanpa ada pengawasan dari pihak keamanan walaupun beberapa hari sebelumnya Jajaran Polres Pagaralam beserta pihak terkait lainnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) lapak para pedagang petasan serta telah membuat himbuan dan larangan keras penjualan petasan selama bulan Ramadhan.

Terpisah,warga mempertanyakan keseriusan Polres Pagaralam soal keberadaan lapak serta masih bebasnya para pedagang petasan dibeberapa titik kawasan kota Pagaralam.Hal ini lantaran warga ingin khusuk melaksanakan ibadah selama bulan Ramadhan tanpa ada bunyi petasan yang mengganggu ritual ibadah tersebut.Terlebih petasan yang masih beredar saat ini bahkan ada yang berukuran besar sehingga dinilai dapat membahayakan keselamatan.

“Kami minta pihak Polres serius melarang petasan ini,sebab kami ingin khusuk beribadah,”ujar Lukman (55) warga Jalan Gunung Kepada Pagaralam Online (19/05)

 

Related posts

Leave a Comment