Masih Ingin Jadi Calon Tetap Wako dan Wawako? Ini “Pintaan” KPUD Pagaralam

PAGARALAM ONLINE – Walaupun sudah dinyatakan lulus tes kesehatan maupun tes narkoba oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD),namun tidak semerna-merna para kandidat calon walikota dan wakil walikota Pagaralam otomatis dinyatakan sebagai pasangan calon.

Kepada Pagaralam Online,ketua KPUD Pagaralam Yenli Elmanoferi menjelaskan bahwa tes kesehatan maupun tes bebas narkoba bukanlah satu-satunya persyaratan jika ingin menjadi paslon pilkada serentak.

“Walaupun sudah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan,namun ada beberapa persyaratan lain yang wajib juga dipenuhi oleh para kandidat,diantaranya meyerahkan tanda bukti terima laporan hasil kekayaan penyelenggara negara yang itu harus di instansi KPK,”ungkapnya saat dikonfirmasi Pagaralam Online via telepob genggam (Kamis 18/01/2018)

Dikatakan Yenli,laporan hasil kekayaan penyelenggara negara menjadi salah satu syarat mutlak diantara persyaratan lainnya bagi para kandidat pasangan calon kepala daerah.

“Setiap kandidat paslon wajib menyerahkan LHKPN kepada instansi KPK sebagai salah persyaratan yang harus disertakan jika ingin ikut pilkada nanti,dimana tanda terima LHKPN ini masuk berkas pencalonan mereka sebelum ditetapkan menjadi pasangan calon,”tambahnya

Lanjut Yenli,bagi kandidat pasangan calon dari jalur perorangan yang belum memenuhi syarat dukungan warga dalam bentuk KTP,maka maksimal tanggal 20 Januari ini mereka wajib menyerahkan bukti perbaikan berkas dan akan diverifikasi faktual ulang mulai tanggal 30 Januari hingga 5 Februari.

“Tanggal 12 Februari nanti kita akan umumkan daptar calon tetap kepala daerah dan itu sudah final,maka terutama bagi bapaslon dari jalur independent mereka wajib menyerahkan tambahan kekurangan dukungan warga berupa KTP untuk di verifikasi kembali,dan jika masih tidak cukup maka kita nyatakan tidak memenuhi syarat alias gugur “pungkasnya.

 

Related posts

Leave a Comment