KRIMINALNASIONAL

Marak Modus Penipuan,Wako Ida Minta Warga Waspada

PAGARALAM ONLINE – Berbagai modus penipuan yang marak di tengah masyarakat,ternyata membuat walikota Hj Ida Fitriati kawatir.

Bukan hanya takut warganya jadi korban penipuan.Tetapi karena salah satu modus penipuan itu sendiri sudah masuk dan hampir memakan korban warga kota.

Seperti modus penipuan dengan cara meninggalkan dokumen penting namun palsu di berbagai tempat untuk mengelabui warga dan baru-baru di laporkan kepada pihak berwajib

Diceritakan wako Hj Ida,baru-baru ini ada warga yang hampir saja jadi korban penipuan dengan modus meninggalkan dokumen penting palsu di sekitar pemukiman warga.Oleh warga yang menemukan,berkas itu lalu di ambil dan di cari pemiliknya dengan cara melihat alamat serta nomor telepon yang terterah di dokumen.

Baca Juga  Warga Tanjung Sakti Curhat ke Herman Deru, Minta Dibangun Irigasi

Lantaran punya niat baik,lanjut wako.Warga tersebut kemudian menghubungi nomor telepon yang tertera.Setelah dihubungi sambung wako.Orang yang mengaku pemilik dokumen itu kemudian berjanji akan memberikan imbalan kepada si penemu berkas dan memintah nomor rekening bank.Dan setelah nomor rekening bank di kirimkan.Barula modus kejahatan menguras tabungan korban di laksanakan.

“Kemarin ada warga kita yang bercerita nyaris jadi korban penipuan dengan modus akan di beri imbalan atas jasa mengembalikan dokumen palsu,dan minta nomor rekening korban.Mujur warga kita itu masih waspada dan tidak mau memberitahukan rekening miliknya,”ungkapnya kemarin (20/7).

Wako juga mengatakan,tidak hanya modus penipuan semacam ini yang perlu diwaspadai,cukup banyak modus modus lain seperti SMS gelap yang menyatakan kalau kita dapat hadiah undian atau yang mengatakan ada keluarga kita yang terkena musiba kecelakaan atau tertangkap petugas karena membawa narkoba.

Baca Juga  Warga Takjub,Ada Dua Pelangi Dilangit Pagaralam

“Bahkan ada juga yang mengirim pesan melalui SMS, kalau ada salah satu diantara anggota keluarga kita yang sakit ataupun kecelakaan,namun ujungnya meminta kita untuk mengirimkan sejumlah uang,”tukas Hj Ida.

Wako Hj Ida Fitriati menghimbau agar warga tidak mudah terpancing ataupun langsung percaya dengan berbagai modus penipuan yang kini marak di tengah masyarakat.Dan selalu mengecek kebenaran suatu informasi sebelum mengambil tindakan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close