Mantab Gandeng Fachri,Ludi Bilang Beri Mereka Kesempatan Memimpin Daerah

PAGARALAM ONLINE – Menjawab keraguan soal apakah Ludi Oliansyah benar akan berpasangan dengan mantan sekretaris daerah (Sekda) kota Pagaralam H Fachri.Hari ini Selasa (10/10) balon walikota jalur independent ini menghubungi Pagaralam Online menyatakan ketegasan soal isu tersebut.

Kepada Pagaralam Online.Ludi Oliansyah yang tetap kukuh dengan prinsipnya maju pilkada lewat jalur perorangan mengatakan bahwa H Fachri menurut penilaiannya merupakan figur yang tepat untuk mendampinginya sebagai wakilnya pada pilkada serentak juni 2018 mendatang.

“Satu minggu ini saya dan pak haji Fachri diskusi soal pilkada dan soal pembangunan daerah kita,dan dari hasil diskusi itu saya menilai pak Fachri punya visi yang sama dengan saya soal apa yang perlu di perbaiki dan ditingkatkan bila kami berdua terpilih jadi kepala daerah,”ujarnya didampingi bakal calon wakilnya H Fachri (10/10)

Dikatakan Ludi,sosok H Fachri sebagai mantan sekretaris daerah tentu sangat faham soal birokrasi pemerintahan serta aturan-aturan yang berlaku,sehingga menurutnya figur ini sangat tepat untuk menjadi pendampingnya sebagai wakil walikota dan bakal menjadi duo yang dinamis di pemerintahan kelak.

“Basic saya di politik dan bisnis sementara pak haji Fachri di pemerintahan atau birokrasi jadi sangat cocok dan tepat menurut saya.Dimana bila kami dipercaya memimpin daerah ini maka akan jelas pembangian tugasnya.Saya bertugas terjun langsung membenahi masalah kemasyarakatan dan mengembangkan koneksi hingga keluar daerah menggunakan keahlian saya selama ini untuk membangun daerah diantaranya dengan mengundang banyak rekan bisnis atau investor yang selama ini jadi mitra bisnis saya sementara pak haji bertugas membina pemerintahan atau ASN dan birokrasi daerah,”bebernya

Sementara itu H Fachri kepada Pagaralam Online mengungkapkan bahwa jika keduanya terpilih menjadi kepala daerah nanti maka target utama keduanya adalah meningkatkan taraf hidup warga kota diantaranya dengan mengentaskan kemiskinan,peningkatan infrastruktur daerah,pembukaan lapangan kerja dan program-program pro rakyat lainnya.

“Saya dan pak Ludi bertekat untuk membangun dan meningkatkan pembangunan daerah kita,basisnya adalah Pagaralam dalam angka.Artinya kita melihat dan merencanakan suatu pembangunan itu berdasarkan data dan fakta sehingga tercipta program prioritas atau program tambahan itu dari data yang ada bukan atas kehendak pribadi,”ucapnya.

Menjawab keraguan apakah duo ini akan benar mampu membawa kemajuan serta perubahan signifikan atas pembangunan daerah.Dengan kompak keduanya menjawab bahwa beri mereka kesempatan untuk memimpin daerah dan bila dalam waktu 2 tahun tidak terbukti maka mereka siap mundur dari jabatannya.

“Bagaimana kami membuktikan jika kami belum di beri kesempatan memimpin?.Maka dari itu berilah kami berdua kesempatan dan akan kami buktikan,dan jika dalam waktu 2 tahun tidak ada perubahan maka kami siap di tuntut mundur dari jabatan,”tegas keduanya.

 

 

 

Related posts

Leave a Comment