Lapor Bu Wako, Kawasan Jalan Gunung Jadi Sungai Kalau Hujan Deras

PAGARALAM ONLINE – Fenomena banjir di saat musim hujan, sepertinya tidak hanya menghantui kota-kota besar seperti di Jakarta saja. Di Kota Pagaralam, hal ini kelihatannya cukup membuat sebagian warga menjadi khawatir. Kekhawatiran tersebut dikarenakan, saluran-saluran air yang ada di pinggir jalan atau dekat dengan perkampungan warga, tidak sanggup lagi untuk menampung jumlah air besar ketika hujan deras.

Seperti terpantau di area Jalan Gunung, setiap hujan deras pasti akan menjadi banjir. Selain itu, sampah dan kotoran lainnya yang berasal dari saluran air di pinggir jalan, akan berada di jalan atau rumah warga.

Tidak hanya warga Jalan Gunung, warga dan pedagang di daerah Pasar Dempo, juga merasakan kekhawatiran yang sama. Pasalnya, setiap hujan deras mengguyur daerah tersebut, mereka bersiap-siap memindahkan dagangan atau kendaraannya, agar tidak terjebak banjir yang tingginya hingga 30 centimeter.

Seorang pedagang buah didaerah tersebut, Alim (45), menuturkan kekesalahannya akibat seringnya kawasan tersebut digenangi air dari kotor dari saluran air ketika hujan teras. Menurut dia, sudah semestinya kawasan Pasar Dempo Permai yang ramai, tidak boleh tergenang banjir dari luapan air selokan. Alasannya, kondisi ini sangat mengganggu aktifitas jual beli dan tentu saja membuat pedagang menjadi rugi karena pembeli tidak mau berbelanja dikarenakan bau yang tidak sedap dan banyaknya sampah yang membuat jijik pembeli.

“Kemarin, banjir disini sudah hampir sebatas betis orang dewasa. Terpaksa kami memindahkan dagangan ke tempat kering, supaya bisa berjualan. Pembeli pasti tidak mau berbelanja, kalau tempat kita berdagang tergenang air got yang baunya busuk dan juga mengeluarkan sampah. Jangankan pembeli, kita juga merasa jijik melihatnya.” keluhnya.

Berdasarkan pantauan Pagaralam Online, hari Jum’at (3/3/2017), ada beberapa titik rawan banjir di Kota Pagaralam. Diantaranya adalah Jalan Gunung, Pasar Dempo Permai, Demporeokan, dan Belakang PU.

Warga berharap, Pemerintah Kota Pagaralam bisa segera mengatasi permasalahan itu. Sebab, jika terus dibiarkan, maka kondisi ini sangat merugikan karena aktifitas jual beli yang mereka lakukan, menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, maka dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi. Misalnya, kerusakan badan jalan akibat terus tergenang banjir sehingga jalan berlobang dan bukan tidak mungkin akan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Related posts

Leave a Comment