EKONOMINASIONALPEMERINTAHAN

Lapak Pedagang Petasan Dan Kembang Api Dinilai Menganggu Arus Lalu Lintas

PAGARALAM ONLINE – Sudah menjadi pemandangan rutin setiap jelang Ramadan di kota Pagaralam,para penjual petasan dan kembang api akan menjamur di seputaran kawasan Pasar Dempo terutama saat malam hari.

Pantuan Pagaralam Online (22/5).Para pedagang petasan dan kembang api ini sudah mulai berjejer menggelar lapak dagangannya di pinggir jalan sejak sore hingga malam hari di seputaran kawasan Pasar Mambo (pasar kuliner malam_red) mulai dari simpang Apotek Kite hingga ke simpang Pagaralam Square.

Namun aktifitas berjualan para pedagang petasan dan kembang api ini ternyata di nilai malah menganggu kelancaran arus lalu lintas dikawasan tersebut karena mereka tak segan menggelar lapak dagangannya di bahu jalan yang merupakan jalur parkir kendaraan.Sehingga seringkali para pengendara dan pemilik kendaraan terpaksa memarkirkan kendaraan secara paralel agak ketengah badan jalan lantaran jalur parkir mereka tertutup oleh lapak para pedagang petasan dan kembang api.

Baca Juga  Susno Tunggu Hasil Survey

Seperti yang dikeluhkan Rudi (35),salah seorang pemilik kendaraan yang terpaksa mencari tempat parkir agak jauh dari tempat dia hendak membeli makanan di Pasar Mambo lantaran jalur parkir sudah tertutup oleh lapak para pedagang.

“Ya terpaksa agak jauh markir mobilnya,karena jalur parkir depan warung nasi goreng langganan saya di tutupi lapak pedagang petasan,”keluhnya kepada Pagaralam Online (22/5)

Makin menjamurnya para pedagang petasan dan kembang yang menggelar lapak dagangannya di bahu-bahu jalan di jalur sibuk seperti kawasan Pasar Dempo Permai dan Pasar Mambo,membuat warga terutama pengguna jalan memintah pihak terkait untuk melakukan penertiban agar supaya kegiatan berjualan yang dilakukan oleh pedagang musiman ini tidak sampai merugikan dan menghambat aktifitas warga lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close