HEADLINEKRIMINALSEPUTAR BESEMAH

Cemburu, Winarno Bacok Isteri, Mertua dan Tetangga

PAGARALAM ONLINE – Lantaran terbakar api cemburu, membuat Winanrno (30), warga Talang Sejemput Kecamatan Pulau Pinang, Lahat,  menjadi kalap. Penuh amarah Winarno menikam istri, mertua, dan seorang temannya dengan sebilah parang. Tak ayal, ketiga korban sabetan pedang tersebut terluka parah, hingga terpaksa harus dirawat intensif di rumah sakiit.

Kejadian yang membuat geger warga setempat ini, terjadi Selasa (30/8), dan kini kasus tersebut dalam penganan pihak berwajib.

Informasi yang dihimpun Pagaralam Online menyebutkan, kejadian berawal dari cekcok mulut antara Winarno dengan Eka Herian (28), yang tidak bukan adalah istrinya sendiri. Cekcok tersebut disebabkan Winarno  tidak senang, alias cemburu karena isrtinya bertegur sapa dengan salah seorang lelaki yang tinggal satu desa dengan mereka. Pertengkaran makin seru karena sepasang suami isteri tersebut tidak ada yang mau mengalah.

Pertengkaran pun makin memanas. Tak mampu menahan emosi yang sudah merasuki jiawanya, Winarno mengambil sebilah parang kemudian menghujamkanya ke arah Eka yang tidak sempat mengelak.  Sabetan tersebut mengenai pipi Eka hingga membuatnya menjerit kesakitan. Sontak muka korban berlumur darah

Baca Juga  Susno Makin Gencar, Duet Deru – Muzakkir Bergema

Mendengar ribut-ribut antara anak dan menantunya, Arpian (45) orang tua Eka, spontan mencoba melerai pertengkaran tersebut. Namun naas, dirinya pun menjadi sasaran kemarahan Winarno yang sudah menyambutnya dengan sabetan parang tajam terhunus.  Arpian  terluka di bagian kepala dengan telinga kiri hampir putus. Tidak hanya itu, jari tangan kirinya terputus karena berusaha merebut parang dari tangan sang menantu yang sudah kesetanan tersebut.

Melihat kejadian itu,  Yanto (30), salah seorang warga desa yang dikenal cukup dekat dengan Winarno, mencoba ikut melerai dan mendamaikan situasi, Namun ternyata, dia pun tak mampu meredam emosi Winarno. Bahkan Yanto pun terluka di bagian kepala, akibat terkena sabetan parang dan langsung tersungkur di tanah.

Baca Juga  "Bandit Ranmor Bersenpi Dipelor Jajaran Polsek PAU"

Ternyata, aksi brutal Winarno tidak berhenti sampai disitu saja. Lantaran dituding sebagai biang masalah rumah tangganya, Winanrno kemudian mengambil bensin dan menyiramkannya ke rumah Subarihin (45) dan membakarnya. Kobaran api menjalar dan ikut membakar rumah Rustilawati (32) yang ada disebelahnya beserta harta benda didalamnya.

Puluhan warga yang lain, hanya bisa melihat dan tidak berani mendekat atau pun melerai. Mereka takut dengan ancaman Winarno yang masih menenteng sebilah parang terhunus dan sebuah senapan angin. Sebagian warga yang lain berusaha menyelamatkan Eka, Yanto, dan Arpani yang terluka parah dan segera melarikan ketiganya ke rumah sakit.

Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, melalui Kapolsek Pulau Pinang, AKP Djoko Suyoto, membenarkan kejadian ini dan saat ini menegaskan bahwa kasus tersebut dalam tahap penyelidikan.

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close