Lagi Ada Warga Yang Terima Form C6 Saat Hari Pencoblosan

PAGARALAM ONLINE – Permasalahan Pilkada Serentak dikota Pagaralam ternyata bukan hanya soal pelanggaran dugaan money politic saja tapi juga ditemukan warga yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilkada namun tidak menerima undangan alias form C6.

Salah satunya adalah Sunanto (65) warga RT 7 RW 02 Kelurahan Pagaralam Utara,dimana form C6 atau surat undangan pencoblosan baru didapat setelah dirinya meminta form tersebut kepada pihak Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) setempat.

“Heran saya padahal sudah berminggu- ini saya selalu ada ditempat tapi undangan pencoblosan tidak saya terima hingga H-1 pencoblosan padahal nama saya ada di DPT,”ujarnya (24/06)

Diceritakan Sunanto,untuk membela hak pilihnya dirinya mencoba mengkomunikasikan hal ini kepada petugas PPS setempat namun dirinya tidak mendapat jawaban memuaskan,dimana petugas PPS menjawab bahwa walaupun tidak mendapat form C6 dirinya (Sunanto_red) masih bisa melakukan dengan menunjukkan KTP-Elektronik.

“Pagi-pagi saya datang kerumah ketua PPS,saya tanya kenapa saya tidak mendapat undangan dan dijawab saya datang ke TPS nanti bawa KTP saja,siangnya saya datangi lagi jawabannya masih sama dan setelah saya datangi untuk ketiga kalinya siang ini barulah undangan itu mereka berikan dengan alasan undangan tersebut lupa dan masih tersimpan dirumah KPPS,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi saat diwawancarai via telepon genggam (24/06/2018) kepada Pagaralam Online mengatakan bahwa adanya warga yang tidak mendapat form C6 namun terdaftar di DPT tidak akan kehilangan hak pilihnya dimana warga tersebut masih bisa melakukan pencoblosan dengan menunjukkan KTP elektronik kepada petugas PPS setempat.

“Mungkin saat diantarkan form C6 warga tersebut sedang tidak ada dirumah,”jelasnya (24/06)

 

Related posts

Leave a Comment