“Kopi Kuali” Sensasi Kopi Modern Bercita Rasa Tradisional.

 

PAGARALAM ONLINE – Kondisi tanah kota Pagaralam dan sekitarnya yang subur lantaran terletak didataran tinggi memang cocok untuk semua tanaman termasuk diantaranya tanaman kopi.

Ada dua varietas tanaman kopi yang umum ditanam diwilayah ini yakni jenis kopi Arabica dan Robusta yang jika ditangan yang tepat produk biji kopinya dapat menghasilkan cita rasa kopi nikmat.

Seperti produk “Kopi Kuali” yang kini mulai banyak diminati para penikmat kopi lokal bahkan hingga luar daerah.

Dibincangi Pagaralam Online Hamzah Tsakti pria berumur 35 tahun ini menceritakan awal “Kopi Kuali”nya mulai diproduksi hingga bisa dinikmati di sejumlah coffee shop yang ada dikota Pagaralam.

“Kopi Kuali” lanjut Hamzah adalah produk bubuk dan biji kopi yang berasal dari perkebunan kopi miliknya sendiri dengan jenis biji Robusta dimana buah kopi dipetik saat matang sempurnah kemudian diolah hingga menghasilkan biji kopi.

Biji kopi dari hasil pemetikan saat matang sempurnah jelas Hamzah dikenal dengan biji kopi petik merah lantaran saat buah kopi telah matang sempurnah kulit buahnya akan berwarnah merah cerah.

Dari biji kopi petik merah inilah lanjut Hamzah akan menghasilkan kwalitas produk biji kopi terbaik dan tentunya sempurnah untuk diolah lebih lanjut menjadi bubuk kopi.

“Selama ini saya hanya memelihara kebun kopi untuk dijual biji kopinya saja dan saat panen pun saya tidak mensortir yang penting ketika masa panen tiba mau masih hijau atau merah sedikit alias kopi asalan sudah saya panen dan hasilnya saya jual ke pengepul kopi dengan harga pasaran.Namun sejak 1 tahun terakhir memanen buah yang telah matang betul alias kopi petik merah untuk saya olah menjadi produk biji dan bubuk kopi denga merk Kopi Kuali,”jelasnya (7/11)

Ditanya yang membedakan produk “Kopi Kuali” miliknya dengan produk serupa yang kini banyak dijual dikedai-kedai kopi diseputaran wilayah kota Pagaralam.Pria asli kota Pagaralam namun lulusan Akademi Kelautan kota Manado ini menjelaskan bahwa “Kopi Kuali” produknya diolah dengan metode tradisional yakni biji kopi Robusta petik merah dari perkebunannya di roasting menggunakan wadah kuali dan apinya berasal dari kayu bakar seperti yang dilakukan oleh masyarakat Besemah zaman dahulu sehingga menghasilkan aroma kopi yang khas.

“Pengusaha sekarang banyak menggunakan mesin roasting modern namun saya memilih menggunakan metode tradisional dengan mengunakan kayu bakar dan kuali besi.Memang membutuhkan waktu kerja yang ekstra namun hasilnya biji kopi tersebut menghasilkan aroma yang khas dan setelah diolah menjadi bubuk kopi saat diseduh dan diminum tidak menghasilkan sensasi asam dilidah seperti bubuk kopi kebanyakan,”bebernya

Dikatakannya produk “Kopi Kuali” saat ini sudah bisa dinikmati di sejumlah coffee shop diwilayah kota Pagaralam bahkan sudah mulai merambah kesejumlah wilayah lain seperti Palembang,Jakarta hingga Manado.

“Bagi yang penasaran dengan rasa dari Kopi Kuali ini bisa mencarinya di kedai-kedai kopi di kota Pagaralam karena untuk ajang promosi saya titip tester disana,”pungkasnya (7/11).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.