Ketemu Prana Sohe, Herman Deru Nyatakan Akan Perhatikan Linggau

LUBUKLINGGAU—Calon Gubernur Sumsel nomor urut 1, H. Herman Deru (HD), kemarin, menggelar kampanye dialogis di sejumlah lokasi di Kota Lubuk Linggau dan Musirawas (Mura). Kampanye dimulai dengan pengukuhan Tim Pemenangan HDMY Kota Lubuk Linggau, konsolidasi dengan pengurus parpol pengusung di Hotel HakMaz Taba dan silaturahmi dengan ratusan tokoh masyarakat di Desa Trans Subur Kec. Muara Lakitan.

Di sela-sela kampanye, Herman Deru bertemu dengan sahabat lamanya yang juga Cawako Lubuk Linggau, Prana Sohe ketika sama-sama menghadiri acara hajatan salah seorang tokoh masyarakat Lubuk Linggau di kawasan Nibung. Pertemuan kedua calon kuat kepala daerah ini berlangsung hangat. Ratusan warga spontak bertepuk tangan ketika HD dan Prana Sohe berjabatan tangan sambil berpelukan.

“Hidup Herman Deru, Sumsel 1. Hidup Prana Sohe Linggau 1 ,’’ teriak warga spontan.

Dalag dialog bersama Walikota Lubuklinggau non aktif tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa jika dipercaya masyarakat memimpin Sumsel, pasangan HDMY memperhatikan 17 kabupaten dan kota se Sumsel secara adil dan proporsial. HDMY akan melakukan pembangunan secara merata sampai ke pedesaan.

“Tidak boleh lagi pembangunan hanya bertumpu pada satu kota atau kabupaten saja. HDMY akan membangun merata di 17 kabupaten dan kota sesuai dengan potensi daerah masing-masing,’’ tegas Herman Deru.

Herman Deru mengakui, pesatnya pembangunan Kota Lubuk Linggau dibawah kepemimpinan Prana Sohe dan walikota sebelumnya. Saat ini Kota Lubuk Linggau sudah menjelma menjadi sebuah metropolis baru selain Kota Palembang.

”Linggau sudah menjelma menjadi kota jasa dan perdagangan sehingga harus disuppor dengan infrastruktur yang lebih baik lagi. Jika HDMY dipercaya memimpin Sumsel, maka peran gubernur harus sinergis dengan walikota. Jangan biarkan walikota sendirian membangun daerahnya,’’ tegas mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.

Sementara itu, dihadapan ratusan tokoh masayarakat Muara Lakitan HD menyampaikan sejumlah program strategis HDMY, antara lain percepatan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di 17 kabupaten dankota se Sumsel yang saat ini kondisinya banyak rusak, membenahi program Sekolah dan Berobat Gratis yang selama ini mati suri alias masih membayar.
“Faktanya, sampai saat ini ada sekitar 3,4 juta warga Sumsel belum terlayani BPJS. Ini artinya mereka harus membayar biaya pengobatan jika sakit. Bila pasangan HDMY diberi amanah untuk memimpin Sumsel, maka 3,4 juta warga Sumsel ini harus mendapat layanan BPJS. Ini hak rakyat dan perintah undang-undang,’’ tegas Herman Deru disambut tepuk tangan seluruh warga.

Program strategis lainnya adalah membangun bidang pertanian yang selama hampir 10 tahun ini kurang mendapat perhatian. Salah satu wujud nyata untuk memajukan bidang pertanian adalah dengan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang khusus membidangi masalah pertanian. BUMD tersebut akan dinamai BUMD Agro Sumsel.

BUMD Agro Sumsel bertujuan antara lain menjaga stabilitas harga sembako dan komoditas pertanian dan perkebunan lainnya yang sangat mempengaruhi hajat hidup petani Sumsel, misalnya karet, kopi dan kelapa sawit.

Sejumlah tokoh masyarakat Muara Lakitan mengaku percaya terhadap program-program HDMY yang ingin memajukan pertanian. Pasalnya, HDMY memang sudah berpengalaman dan terbukti mampu memajukan pertanian di Kabupaten OKU Timur dan Ogan Ilir.

“Kami sangat percaya kepada Pak Herman Deru, karena memang beliau terbukti sukses memajukan pertanian dan mensejahterakan petani di OKU Timur. Jadi apa yang disampaikan Pak Herman Deru memang sudah ada buktinya,’’ ungkap Marjono, tokoh masyarakat Muara Lakitan yang hadir dalam dialogis tersebut.

Related posts

Leave a Comment