Kawatir Anaknya Jadi Korban Begal,Orang Tua Siswa Minta Pemkot Sediakan Bis Sekolah.

PAGARALAM ONLINE – Maraknya aksi perampasan kendaraan khususnya roda dua yang menyasar remaja dan pelajar dan tak jarang membuat para korbannya mengalami luka-luka bahkan sampai kehilangan nyawa membuat warga Pagaralam kawatir.

Meri (37) warga Perumnas Nendagung ibu dari 2 orang anak usia sekolah mengungkapkan kengeriannya terhadap prilaku sadis para pelaku kriminal khususnya Begal yang akhir-akhir-akhir ini informasinya sedang marak di kota Pagaralam.

“Kawatir pak,apalagi 2 hari ini pemberitaan media lokal banyak yang membahas soal korban begal,saya jadi takut keselamatan anak-anak saya,”ucapnya sembari mengatakan sejak kasus begal marak dirinya tidak mengizinkan putra-putri mengendarai sepeda motor lagi walaupun hanya untuk berkeliling komplek perumahannya saja (21/11)

Senada,Jhoni (44) warga Simpang Mannak mengatakan sejak informasi soal korban pembegalan serta perampasan sepeda motor yang bahkan sampai menghilangkan nyawa korbannya.Dirinya kini setiap hari mengantarkan sendiri putra berangkat ke sekolah dan tidak membiarkan lagi putranya tersebut mengendarai sepeda motor baik pergi maupun pulang sekolah.

“Selama ini memang saya izinkan anak saya bawa motor ke sekolah lantaran saya juga sibuk dengan pekerjaan saya dan tak sempat untuk sedekar mengantar ataupun menjemputnya di sekolah.Tapi sejak ada kejadian tersebut saya jadi sadar dan setiap hari saya sendiri yang mengantarkan mereka,”ujarnya

Dengan adanya kejadian perampasan sepeda motor dan pembegalan yang menyasar anak usia sekolah,warga berharap pemerintah kota Pagaralam menyediakan sarana angkutan khusus bagi para pelajar atau dikenal dengan istilah “Bis Sekolah” sehingga para orang tua siswa tidak perlu kawatir lagi mengenai sarana tranfortasi pulang pergi anak-anak mereka selama menempuh pendidikan dan tidak perlu lagi menyediakan kendaraan pribadi semisal sepeda motor yang dapat mengundang aksi kriminalitas.

“Saya harap dengan adanya kejadian ini,pemkot Pagaralam dapat menyediakan sarana angkutan semacam bis sekolah yang melayani rute semuah sekolah-sekolah baik itu umum maupun swasta sehingga kami para orang tua ini bisa sedikit terbantu selain itu kami juga tidak perlu menyiadakan kendaraan lagi untuk aktifitas anak kami pulang pergi sekolah dimana saya yakin dengan cara ini maka keselamatan akan kami akan lebih terjaga,”ungkap Hendri (41) warga Sidorejo Pagaralam Utara yang salah seorang anaknya bersekolah di SMA Negeri 2 Simpang Mbacang Dempo Tengah (21/11)

Sementara itu Drs Irwandi salah seorang pengamat pendidikan kota Pagaralam mengatakan sudah semestinya dengan banyaknya jumlah pelajar serta lembaga pendidikan yang tersebar dikota Pagaralam,pihak terkait khususnya pemerintah daerah menyediakan sarana angkutan khusus bagi para pelajar dimana dengan cara ini maka diharapkan selain kedatangan siswa ke sekolah dapat lebih teratur lantaran mereka semua (pelajar_red) datang dan pulang serentak menggunakan sarana ini (Bis Sekolah_red) selain itu keamanan dan kenyamanannya pun pasti lebih terjaga.

“Saya perhatikan pemkot Pagaralam punya banyak aset berupa bis-bis yang dapat dipergunakan sebagai angkutan para pelajar ini,kenapa tidak di manfaatkan itu saja.Saya yakin dengan cara ini para pelajar akan lebih teratur baik kedatangan maupun saat mereka pulang dari sekolahnya masing juga keamanan mereka selama aktifitas tersebut akan lebih aman dan orang tua anak tidak perlu lagi merasa kawatir,dan saran saya ongkosnya pun di sesuaikan dengan tarif khusus pelajar jadi lebih hemat ketimbang harus bawa kendaraan sendiri ke sekolah,”tandasnya (21/11).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.