Kapolres Pagaralam;”Miras dan Narkoba Jadi Motif Pelaku Pembobol Kotak Amal”

PAGARALAM ONLINE – Maraknya aksi pembobolan kotak amal masjid yang membuat resah masyarakat kota Pagaralam di respon cepat oleh jajaran Polres Pagaralam di bawah kepemimpinan AKBP Trisaksono Puspo Aji Sik Msi.

Dalam pengungkapan kasus kejahatan ini,sudah 3 orang pelaku berhasil di ringkus oleh jajaran Polres Pagaralam yang rata-rata pelakunya masih berusia sangat belia.

Dalam jumpa persnya,kepada awak media AKBP Trisaksono Puspo Aji Sik Msi di dampingi Kapolsek Pagaralam Utara AKP Herry Widodo mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan para pelaku,uang dari hasil pembobolan kotak amal masjid yang mereka (pelaku_red) dapatkan tujuannya adalah untuk membeli dan mengkonsumsi minuman keras (Miras) serta Narkoba.

Ditanya mengenai jenis narkoba yang di konsumsi para pelaku ini,AKBP Trisaksono belum bisa memastikan lantaran hal ini masih perlu pendalaman melalui tes urine terhadap para pelaku untuk menentukan jenis narkoba dan darimana para pelaku ini mendapatkannya.

“Nanti akan ada tes urine kepada para pelaku karena berdasarkan pengakuannya uang hasil membobol kotak amal tersebut mereka gunakan untuk membeli miras dan narkoba,khusus untuk narkoba itu nanti kita dalami juga darimana para pelaku ini mendapatkannya,”terang AKBP Trisaksono (01/08)

Diketahui peredaran dan penyalahgunaan narkoba utamanya jenis Shabu maupun bentuk lainya dikota Pagaralam sudah sangat meresahkan bahkan informasi yang dihimpun sudah mendekati angka ratusan pelaku pengedar maupun pecandu yang telah di ringkus aparat kepolisian kota Pagaralam baik yang sudah menjalani hukuman maupun yang tengah menghadapi proses peradilan.

Warga mendukung langkah-langkah para penegak hukum tuntuk memberantas berbagai jenis kejahatan maupun tindak kriminal yang dapat menggangu kehidupan warga kota Pagaralam sehingga terciptanya situasi yang kondusif aman dan nyaman.

“Kami dukung 100 persent upaya penegakan hukum utamanya oleh aparat kepolisian dalam memberantas narkoba,miras dan semua jenis kejahatan lainnya sehingga kami warga masyarakat dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman,”ucap Yoga (33) kepada Pagaralam Online (01/08)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.