Kapolres Pagaralam:H-10 Sampai H+10 Pileg/Pilres Jangan Ada OT Malam Hari!

PAGARALAM ONLINE – Menyikapi situasi politik dan kamtibmas kota Pagaralam jelang Pileg/Pilres 17 Juni mendatang,Kapolres Pagaralam menghimbau masyarakat tak pakai alat musik elektronik saat persedekahan (Hajatan) pada malam hari mulai H-10 hingga H+10 Pileg/Pilres.

“Supaya proses Pileg/Pilres ini kondusif kami himbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan alat musik elektronik (OT_red) pada mulai sepuluh hari jelang pemilu dan sepuluh hari sesudahnya,hal ini penting kami sampaikan supaya proses pemilu ini berjalan lancar dan tertib dan agar supaya acara persedekahan itu tidak di manfaatkan oknum-oknum tertentu untuk mengacaukan kondisi kamtibmas jelang pemilu ini,”sampai Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik Msi (29/03) saat kegiatan Focus Grup Discution (FGD) yang di adakan di aula Wirasatya 96 Mako Polres Pagaralam yang di hadiri forum komunikasi pimpinan daerah (walikota,kejaksaan,pengadilan),KPUD dan Bawaslu kota Pagaralam, tokoh agama,tokoh masyarakat juga insan pers.

Dilain pihak Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mendukung himbauan ini dengan pertimbangan bahwa Pemilu yang akan segerah di laksanakan harus berjalan aman dan tertib juga dengan mengurangi aktifitas hiburan OT malam hari saat kegiatan persedekahan dapat meminimalisir gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

“Saya dukung kebijakan dan himbauan ini sebab hal ini penting demi kelancaran dan keamanan jelang pemilu ini,”ujarnya (29/03)

Dalam kegiatan itu juga di gelar dialog soal apa saja kondisi terkini di kota Pagaralam kaitannya dengan kamtibmas serta kesiapan kota Pagaralam jelang pelaksanaan pemilu,dimana Ketua KPUD Pagaralam Kori Stiawan menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara pemilu persiapan pihaknya sudah hampir rampung sementara itu Bawaslu kota Pagaralam menyampaikan bahwa pihaknya siap menampung dan menindak lanjuti laporan jika ada temuan soal pelanggaran pemilu.

Related posts

Leave a Comment