Kapolres Pagaralam: “Atas Kejahatannya Tika Cs Terancam Hukuman Mati!”

PAGARALAM ONLINE – Dalam press release bersama awak media,Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik MH mengungkapkan bahwa kejahatan dengan menghilangkan nyawa Ponia dan Selvi warga kampung Gunung Gendang oleh Tika Cs telah di rencanakan dan akibatnya mereka di ancam dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Dijelaskan AKBP Tri,berdasarkan bukti-bukti serta fakta yang di kumpulkan juga pengakuan para pelaku,di dapat keterangan bahwa perbuatan menghilangkan nyawa para korban telah di rencanakan sebelumnya,hal ini juga berdasarkan pengakuan rekan pelaku yang lain bahwa mereka menerima upah sebesar 5 juta rupiah sebagai imbalan membantu pelaku utama menghilangkan nyawa korban.

“Para pelaku ini sudah merencanakan aksinya untuk menghilangkan nyawa korbannya,di antaranya ada upah sebesar 5 juta rupiah sebagai imbalan oleh pelaku utama kepada rekannya atas bantuannya menghabisi nyawa korban,”beber AKBP Tri kemarin (03/01)

Lanjut AKBP Tri,selain itu para korban dengan keji menghabisi nyawa para korbannya dengan cara di cekik maupun di pukul menggunakan kayu di bagian kepala sehingga korbannya meninggal dunia dan sadisnya lagi kedua korban yakni Ponia dan anaknya yang masih berumur 13 lalu di buang dari atas jembatan Endikat ke aliran sungai Lematang dan baru beberapa hari kemudian di temukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

“Korban yang sudah meninggal oleh para pelaku lalu kemudian mereka bawa ke arah jembatan Endikat dan keduanya di lempar dari atas jembatan tersebut dan baru di ketemukan oleh warga Lahat beberapa hari kemudian,”jelas AKBP Tri

Atas fakta serta bukti-bukti maupun pengakuan dari para tersangka,penyidik Polres Pagaralam menjerat para pelaku dengan pasal 340 KUHP yakni pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati dan atau penjara seumur hidup.

“Kami kenakan pasal pembunuhan berenacana dengan ancaman hukumannya adalah mati atau penjara seumur hidup,apalagi di antara bukti yang kami dapat bahwa para pelaku selain menghilangkan nyawa korban mereka juga menguras uang korbannya yang ada di tabungan”pungkas AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik MH

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.