Jika Tak Penuhi Batas Minimum Dukungan,Dua Paslon Ini Tak Bisa Ikut Pilkada Pagaralam

PAGARALAM ONLINE – Lantaran setelah proses verifikasi faktual jumlah dukungan yang disaratkan untuk ikut pilkada tak terpenuhi.KPUD Pagaralam deadline pasangan Ludi Oliansyah/M Fachri dan Hermanto/Musabaqo hingga februari untuk penuhi persyaratan.

Dalam pleno pengumuman hasil verifikasi faktual dukungan bagi calon perorangan pilkada Pagaralam 2018 yang dilaksanakan di aula KPUD Pagaralam kemarin (30/12/2017),hasilnya cuma pasangan Novirza SE/Suharindi yang memenuhi batas minimum dukungan yang disaratkan yakni berjumlah 11.322 (sebelas ribu tiga ratus dua puluh dua ktp dukungan),pasangan Ludi/Fahri hanya berjumlah 10.183 (sepuluh ribu seratus delapan puluh tiga ktp dukungan) sementara pasangan Hermanto/Musabaqo cuma mengantongi 4.628 (empat ribu enam ratus dua puluh delapan ktp dukungan)

“Berdasarkan hasil pleno verifikasi faktual dukungan bagi calon perorangan yang kita adakan kemarin,cuma pasangan Novirza-Suharindi yang memenuhi batas minimum dukungan dalam bentuk ktp,sementara pasangan Ludi-Fahri dan Hermanto-Musabaqo masih belum memenuhi,”ujar ketua KPUD Pagaralam Yenli Elmanoferi kepada Pagaralam Online (31/12)

Menurut peraturan KPU (PKPU) lanjut Yenli, bagi calon kepala daerah lewat jalur perorangan wajib mengantongi dukungan minimum yakni sebesar 10 persent dari jumlah daftar pemilih terbaru di suatu wilayah pemilihan,dimana jumlah mata pilih kota Pagaralam yang menurut data terbaru KPUD Pagaralam yang berjumlah 104.820 (seratus empat ribu delapan ratus dua puluh orang) maka setiap pasangan calon perorangan diwajibkan menyetor sejumlah 10.482 (sepuluh ribu empat ratus delapan puluh dua orang) dukungan untuk bisa ikut pilkada.

“Untuk kota Pagaralam sendiri batas minimum dukungan bagi pasangan calon perorangan yakni sepuluh ribu empat ratus lima puluh dua atau sepuluh persent dari jumlah mata pilih terbaru”jelas Yenli

Jika sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan yakni sebelum pleno penetapan daftar calon tetap (DCT) pada februari 2018 mendatang kedua pasangan (Ludi/Fahri,Hermanto/Musabaqo_red) tidak sanggup memenuhi persyaratan dukungan minimal yang disaratkan terang Yenli,maka dipastikan kedua pasangan ini tak bisa ikut pilkada serentak juni 2018 mendatang

“tanggal 12 januari ini waktu penyerahan berkas pendaftaran para calon kepala daerah dan akan di verifikasi kembali,namun jika batas waktu yang sudah ditentukan belum juga terpenuhi maka dipastikan pasangan tersebut gugur administrasi, “pungkas Yenli (31/12)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.