Jalan Muara Sindang Dibangun

Warga Harus Jaga Bangunan
PAGARALAMONLINE – Sejak 2002 lalu, jalan menuju Dusun Muara Sindang, Kecamatan Dempo Selatan tak tersentuh pembangunan. Sontak saja, akses utama ini kondisinya sangat memprihatinkan. Selain sempit, sudah banyak jalan tidak layak dilalui. Untuk itulah, Pemkot Pagaralam menganggarkan dana Rp2 miliar untuk pembangunan jalan tersebut.
Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Basjuni disela-sela pengecekan titik nol menuturkan, memang pihaknya baru sekarang bisa membangun jalan ini. Dari kondisi dilapangan, jalan hanya bisa dilalui satu kendaraan saja, sebab jika berpapasan satu kendaraan nyaris masuk parit.
“Jalan ini sangat sempit. Belum lagi sudah ada jalan yang amblas dan dipenuhi rumput. Akibatnya, jalan makin sempit,” kata Ida.
Dijelaskan Ida, untuk perbaikan akan dilakukan sepanjang 800 meter. Jalan akan diperlebar 1 meter kekiri dan 1 meter kekanan. Belum lagi, median jalan 1 meter kiri kanan. Dengan begitu, jalan ini akan lebar dan bisa dilalui kendaraan yang besar.
“Total lebar jalan 7 meter terdiri dari 5 meter jalan aspal dan 2 meter median jalan. Jika sudah dibangun nanti, diharapkan warga Muara Sindang dapat memelihara jalan ini. Jangan sampai ada aliran air masuk kejalan, begitu juga dengan rumput harus selalu dibersihkan,” ungkap Ida.
Selain itu, kata Ida, warga yang terkena pelebaran jalan harus ikhlas lahan mereka terkena pembangunan. Jangan sampai ketika pihak ketiga memasukan alat berat, ada warga yang tidak ‎mau menyerahkan lahan. Ini jelas akan menghambat pembangunan.
“Namun, kita patut bersyukur lantaran semua warga sudah setuju. Untuk saat ini hanya 800 meter yang dibangun. Kedepan, akan kita lanjutkan hingga ke Banyas dan Tebat Seghut,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Pagaralam Hariadi Razak melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ardiansyah menuturkan, pembangunan jalan mulai dari Dusun Tanjung Menang hingga kedusun Muara Sindang. Dimana, jalan ini sudah sangat memprihatinkan.
“Memang wajar, jalan ini sudah 15 tahun tidak tersentuh pembangunan.‎ Kita berharap pada Juli 2017 pembangunan sudah rampung,” kata dia.
‎Kemudian, jika sudah dibangun, kata Ardiansyah, sesuai instruksi Walikota jalan yang ada dipelihara. Jika ada rumput dan air masuk kebadan jalan, warga harus bergotong royong membangun. Dengan begitu, jalan kondisinya akan bertahan lama.

Related posts

Leave a Comment