HEADLINEKRIMINALNASIONAL

Jajang Pakai Sabu,Sambil Bikin Uang Palsu

PAGARALAM ONLINE – Walaupun sudah banyak yang ditangkap,namun nampak pelaku penyalahgunaan narkoba sepertinya tak juga jera.

Seperti yang dilakukan oleh Ferly Jajang (35).Dirinya kemarin (Minggu 7/8) di ciduk satuan reskrim narkoba Polres Pagaralam lantaran menyimpan satu gram sabu beserta alat hisapnya dikediamannya di kawasaan gang Antara Pagaralam Selatan.

Kepada Pagaralam Online.Kasatres narkoba Polres Pagaralam AKP Bobby Eltarik SH menjelaskan bahwa penangkapan tersangka Jajang ini adalah hasil dari proses ungkap kasus dari kasus sebelumnya.

“Dia (Ferli Jajang_red) merupakan target operasi kita,hasil dari ungkap kasus sebelumnya.Dan hasil penggerebekan kita di rumahnya,kita mendapatkan barang bukti sabu seberat 1 gram beserta alat hisapnya,”ujarnya (8/8)

Lanjut AKP Bobby Eltarik.Dalam penggerebekan dan penggeledahan rumah pelaku.Satres narkoba juga menemukan uang palsu (Upal) yang diduga kuat sengaja dbuat pelaku untuk kebutuhannya sendiri.

Baca Juga  Tinjau Irigasi Lematang,Herman Deru Kian Optimis Sumsel Bakal Jadi Lumbung Pangan Utama Nasional.

“Saat kita geledah,selain narkoba,dibadan pelaku kita juga mendapati barang bukti lain yakni uang palsu pecahan seratus ribuan sebanyak 18 lembar dan pecahan lima puluh ribuan sebanyak dua lembar.Dan di rumah pelaku kita juga mendapati alat cetak uang palsu,setumpuk uang palsu yang masih belum di potong serta barang-barang bukti lainnya,Dimana uang palsu yang dibuat pelaku diantanya sudah dipakainya untuk membayar salah satu hotel di pagaralam”bebernya.

Lanjut AKP Bobby.Untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus ini.Saat ini tersangka Ferli Jajang masih terus di periksa intensif oleh petugas di makopolres.

“Masih terus kita periksa,sebab ini tersangkut dua kasus yang berbeda yakni narkoba dan uang palsu,”pungkasnya (8/8)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close