Iuran BPJS Diusulkan Naik Oleh Pemerintah Pusat,Warga Pagaralam Mulai Urus Penurunan Kelas Faskel.

 

PAGARALAM ONLINE – Usulan pemerintah pusat untuk menaikkan besaran iuran peserta Badan Penyelengga Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhitung efektif Januari 2020 kelak membuat masyarakat kota Pagaralam berinisiatif menurunkan kelas fasilitas kesehatan BPJSny.

Roiyati (55) peserta BPJS Kesehatan mandiri mengungkapkan keinginannya untuk menurunkan kelas fasilitas kesehatan di keanggotaan BPJS kesehatan miliknya dari sebelumnya kelas II menjadi kelas III.

Pertimbangan Roiyati menurunkan Faskel BPJS Kesehatan miliknya lantaran dia mendegar informasi akan ada kenaikan iuran BPJS kesehatan sampai dengan 100 persent sehingga menurutnya hal itu cukup memberatkan.

“Hari ini saya minta tolong anak saya ke kantor BPJS untuk mengurus penurunan iuran saya dari kelas II menjadi kelas III sebab kalau nanti benar iurannya naik,kenaikan itu masih dalam batas kesanggupan saya jika di faskel kelas III,”terangnya sembari mengatakan ia selalu rutin membayar dan belum pernah menunggak iuran (5/11).

Senada Delta Handoko (33) mengungkapkan keinginannya untuk menurunkan kelas fasilitas kesehatannya dari kelas II ke kelas III pasalnya kenaikan iuran yang diusulkan pemerintah pusat saat ini akan sangat dirasa memberatkannya dengan 4 orang anggota keluarganya yang ikut BPJS kesehatan.

“Selama ini saya bayar iuran BPJS kelas II untuk saya,istri dan 2 orang anak saya dimana perbulan saya harus membayar sebesar Rp 204.000 tapi kalau nanti jadi usulan kenaikan itu maka saya harus membayar Rp 400 lebih dan untuk ukuran saya itu cukup memberatkan karena saya ikut BPJS mandiri dan karena itulah juga saya berniat untuk menurunkan kelas faskel saya ke kelas III saja,”ucapnya (5/11).

Dilansir dari berbagai sumber,dengan alasan defisit BPJS,pemerintah pusat mengusulkan kepada DPR RI kenaikan iuran keanggotan BPJS Kesehatan semua kelas hingga 100 persent.Meski mendapat penolakan dari masyarakat dari namun pemerintah pusat bersikukuh kenaikan iuran tersebut untuk menutupi defisit yang dialami oleh lembaga BPJS dan alasan perbaikan dan peningkatan pelayanan  kesehatan bagi anggotanya.

Berikut rincian kenaikan iuran yang di usukan pemerintah pusat:

Golongan kelas I, II, dan kelas III. Adapun iuran kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 serta kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.