Ini penyebab Megawati dan Puan Batal Hadiri Kampanye Dodi-Giri

PALEMBANG—Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno  Putri dan anaknya, Puan Maharani batal menghadiri kampanye akbar pasangan cagub-cawagub Sumsel nomor urut 4, Dodi Reza Alex Noerdin- Giri Ramanda Kiemas (Dodi-Giri) yang dipusatkan di Benteng Kuto Besak (BKB), Jumat (11/5). Ketidakhadiran Megawati dan Puan ini mendapat sorotan dan pertanyaan besar bagi masyarakat Sumsel. Pasalnya, kedua tokoh PDIP tersebut merupakan keluarga dekat Giri Kiemas yang masih keponakan Taufik Kiemas.

Timbul spekulasi bahwa Megawati tidak begitu memperhatikan atau mengutaman Pilgub Sumsel  seperti  Pilgub Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumut. Isu berkembang lainnya bahwa jagoan PDIP di Pilgub Sumsel bakal kalah. Benarkah?

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pengurus DPD PDIP Sumsel tentang ketidakhadiran Megawati dalam kampanye akbar pasangan Dodi-Giri tersebut. Namun informasi yang dihimpun menyebutkan Megawati sedang ada tugas penting lainnya.

Meskipun tidak dihadiri Megawati dan Puan, kampanye Dodi-Giri berlangsung cukup meriah. Ribuan warga Palembang menghadiri kampanye akbar yang menghadirikan sejumlah elit politik nasional dan lokal, antara lain Ketum DPP Partai Golkar, Erlangga Hartarto, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dan Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding. Hadiir pula petinggi Golkar lainnya Agung Laksono dan Aziz Syamsuddin dan Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin.

Massa dihibur artis ibukota seperti Nassar, Zaskia Gothic, Viola Arsya, dan Isma KDI.

Dilansir Merdeka.com, dalam kampanye ini, paslon Dodi-Giri melepas empat burung merpati sebagai simbol tekad yang kuat sekaligus kesiapannya membawa Sumsel menjadi provinsi terdepan dan masyarakat sejahtera.

“Empat burung merpati itu juga sebagai simbol relawan, simpatisan, warga dan partai politik yang sama-sama melengkapi pembangunan Sumsel lima tahun ke depan. Kami siap memimpin Sumsel,” ungkap Dodi.

Di hadapan massa, Dodi mengaku memiliki lima program prioritas yang akan dilakukan jika terpilih menjadi pemimpin. Yakni pembenahan jalan provinsi dan infrastruktur, internet dan WiFi gratis hingga pelosok desa, merealisasikan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-api, tanam ulang pengolahan dan pemanfaatan limbah kelapa sawit dan karet, dan peningkatan sekolah dan berobat gratis.

“Kelima program prioritas ini insya Allah akan dituntaskan maksimal dalam kurun waktu dua tahun, dan masyarakat akan terlibat secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin mengatakan, masyarakat Sumsel harus teliti dalam menjatuhkan pilihan untuk pemimpin Sumsel lima tahun ke depan.

“Yang jelas Dodi-Giri dapat melanjutkan program sekolah dan berobat gratis yang sudah berjalan selama sepuluh tahun ini,” kata dia.

Dia menilai, Dodi-Giri memiliki kompetensi untuk membawa kesejahteraan dan kebaikan bagi Sumsel lima tahun ke depan. “Ini bukan lagi soal dinasti tapi kompetensi, Dodi dua periode menjabat anggota DPR RI dan Bupati Musi Banyuasin, Giri menjabat Ketua DPRD Sumsel. Jelas pengalaman dan kompetensi keduanya tidak diragukan lagi,” pungkasnya.

 

Related posts

Leave a Comment